Jakarta, VIVA – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami seorang perempuan berinisial YTR di Bandung, Jawa Barat, terus menjadi perhatian publik. Perkara yang menyeret nama Taufik Hidayat sebagai tersangka tersebut memunculkan berbagai fakta baru, termasuk pengakuan mengejutkan mengenai perilaku sang pelaku yang diungkap oleh ayah kandungnya sendiri.
Seperti diketahui, YTR diduga menjadi korban penyiksaan dan penyekapan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Kondisi korban yang memprihatinkan saat berhasil ditemukan membuat kasus ini viral di media sosial dan memicu kemarahan masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setelah identitas pelaku terungkap, Taufik Hidayat sempat dikabarkan melarikan diri hingga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun, berdasarkan informasi terbaru, pria tersebut akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian dan kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Di tengah proses hukum yang berjalan, muncul pengakuan yang semakin memperburuk citra Taufik Hidayat. Fakta tersebut disampaikan oleh Melanie, kakak ipar korban, yang sebelumnya berupaya mencari keberadaan pelaku dengan mendatangi rumah keluarganya.
Saat mendatangi kediaman Taufik, Melanie mengaku hanya bertemu dengan ayah pelaku. Dalam pertemuan itu, ayah Taufik disebut secara terbuka mengakui bahwa putranya memang kerap terlibat berbagai masalah sejak lama.
"Katanya memang bermasalah sih di sana juga. Kalau nggak mabuk, nyuri, ya, penganiayaan emang," kata Melanie, mengutip tayangan YouTube, dikutip Kamis 25 Juni 2026.
Pernyataan tersebut sontak menambah sorotan publik terhadap latar belakang kehidupan Taufik Hidayat. Banyak pihak menilai pengakuan dari orang tua sendiri menjadi gambaran bahwa perilaku agresif pelaku bukanlah sesuatu yang baru.
Tak hanya itu, ayah Taufik juga mengaku sudah lama tidak berhubungan dengan anaknya. Bahkan, ia mengklaim tidak mengetahui lokasi maupun aktivitas putranya selama ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Katanya tidak pernah (pulang), 'udah lama kok nggak pulang', kata bapaknya. 'Saya juga nggak tahu keberadaan anak saya'," kata Melanie menirukan ucapan ayah Taufik Hidayat.
Keterangan tersebut membuat Melanie semakin yakin bahwa Taufik memang sengaja menjauh dari lingkungan keluarganya. Ia menduga pelaku tidak pernah lagi pulang ke rumah setelah melakukan tindakan keji terhadap adik iparnya.
Halaman Selanjutnya
Melanie berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan dan memberikan hukuman yang setimpal kepada Taufik Hidayat. Menurutnya, penderitaan yang dialami YTR selama bertahun-tahun tidak boleh berakhir tanpa pertanggungjawaban yang tegas.

4 hours ago
3










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)