Selasa, 3 Maret 2026 - 15:40 WIB
Amerika Serikat, VIVA – Melania Trump menuai sorotan usai memimpin sidang Dewan Keamanan PBB pada Senin 2 Maret waktu setempat. Dalam pertemuan itu, Melania menyerukan untuk melindungi akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah konflik.
Seruan Melania itu mendapat sorotan hangat sebab hal tersebut disampaikannya hanya beberapa hari setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan hingga menewaskan 165 orang di sebuah sekolah khusus di wilayah selatan Iran pada Sabtu lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
”Amerika Serikat berdiri bersama seluruh anak-anak di dunia. Saya berharap kedamaian segera menjadi milik kalian,” kata dia dikutip dari laman The Guardian, Selasa 3 Maret 2026.
Namun, Melania tidak secara langsung menyinggung perang yang sedang berlangsung maupun laporan serangan terhadap sekolah tersebut. Militer Israel menyatakan tidak mengetahui adanya serangan di wilayah itu, sementara militer AS mengatakan masih menyelidiki laporan tersebut.
Dalam pidatonya, Melania menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci untuk mencegah konflik.
“Sebuah bangsa yang menjadikan pendidikan sebagai hal yang sakral akan melindungi buku-bukunya, bahasanya, sainsnya, dan matematikanya. Itu berarti melindungi masa depan,” katanya kepada para anggota dewan.
Dalam pidato itu juga Melania menyinggung bahwa konflik muncul karena ketidaktahuan, tetapi pengetahuan menciptakan pemahaman, menggantikan ketakutan dengan perdamaian dan persatuan. Ia pun mengajak negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB untuk berkomitmen melindungi pendidikan di komunitas masing-masing dan memperluas akses pendidikan yang lebih baik bagi semua.
“Saya mengajak Anda semua membangun generasi pemimpin masa depan yang menjunjung perdamaian melalui pendidikan,” katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menyusul dengan pidato Melania Trump di sidang PBB itu membuat Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani angkat bicara. Dia menyebut langkah Washington menggelar pertemuan tentang perlindungan anak di tengah konflik sebagai tindakan yang sangat memalukan dan munafik, karena pada saat yang sama AS melancarkan serangan udara ke kota-kota di Iran.
"Bagi Amerika Serikat, 'melindungi anak-anak' dan 'menjaga perdamaian dan keamanan internasional' jelas berarti sesuatu yang sangat berbeda dari apa yang tercantum dalam Piagam PBB," kata Iravani kepada wartawan.
Halaman Selanjutnya
Di sisi lain, kehadiran Melania Trump dalam sidang tersebut juga memantik spekulasi yang menandakan membaiknya hubungan antara AS dan PBB. Terkait hal ini juru biara PBB angkat bicara.

1 week ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
