Menang 3-0 Tak Cukup, Hansi Flick Tetap Bangga dengan Perjuangan Barcelona

3 hours ago 2

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:36 WIB

Barcelona, VIVA – Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tetap menunjukkan rasa bangga terhadap timnya meski gagal melaju ke final Copa del Rey musim 2025/2026. Barcelona harus mengakui keunggulan Atletico Madrid dengan agregat 3-4 di babak semifinal, walau berhasil meraih kemenangan meyakinkan pada leg kedua.

Pada pertandingan leg kedua yang berlangsung di Spotify Camp Nou, Rabu dini hari WIB, Barcelona menang 3-0 atas Atletico Madrid. Gol-gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Marc Bernal pada menit ke-29 dan 72, serta Raphinha pada masa injury time babak pertama (45+5'). Namun kemenangan tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah sebelumnya kalah 0-4 pada leg pertama di Madrid, sehingga Barcelona tersingkir dengan agregat 3-4.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jelas saya sedih karena kami tidak mencapai target untuk lolos ke final di Sevilla, tetapi kami bisa sangat bangga. Kami sudah memberikan segalanya,” ujar Flick seperti dikutip dari laman resmi klub. Pelatih asal Jerman itu menilai para pemainnya telah menunjukkan karakter dan determinasi tinggi sepanjang pertandingan.

Duel Barcelona vs Atletico Madrid

Flick menegaskan bahwa setiap pemain tampil dengan hati dan semangat juang besar di atas lapangan. Ia secara khusus memuji performa para pemain muda yang tampil impresif saat menumbangkan Atletico pada leg kedua.

Nama-nama seperti Paul Cubarsi, Gerard Martin, Marc Bernal, hingga Lamine Yamal yang merupakan jebolan akademi La Masia dinilai menunjukkan kualitas luar biasa. Kepercayaan yang diberikan kepada pemain muda menjadi salah satu fondasi penting dalam proyek jangka panjang Barcelona.

Meski gagal ke final, Flick meminta anak asuhnya untuk segera melupakan kekecewaan tersebut. Ia menegaskan perjalanan musim ini masih panjang, baik di kompetisi liga domestik maupun Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami harus terus seperti ini, tetapi pertama-tama kami harus memulihkan diri dan melangkah setahap demi setahap karena perjalanan di liga dan Liga Champions masih sangat panjang,” kata pelatih berusia 61 tahun tersebut.

Sementara itu, bagi Atletico Madrid, keberhasilan melaju ke final Copa del Rey musim ini menjadi yang pertama sejak musim 2012/2013. Saat itu, Atletico sukses keluar sebagai juara setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor 2-1 di partai puncak.

Halaman Selanjutnya

Kini Atletico berpeluang kembali mengangkat trofi, sedangkan Barcelona harus mengalihkan fokus mereka untuk menjaga asa di kompetisi lain demi menutup musim dengan prestasi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |