VIVA –Di tengah rutinitas yang semakin padat, banyak orang mulai mencari cara sederhana untuk mengembalikan semangat setelah menjalani hari yang melelahkan. Salah satu kebiasaan yang belakangan semakin populer adalah little treat culture, yaitu memberikan hadiah kecil kepada diri sendiri sebagai bentuk apresiasi atas usaha yang telah dilakukan.
Bentuknya beragam, mulai dari membeli secangkir kopi favorit, menikmati camilan kesukaan, hingga berburu merchandise karakter yang memiliki nilai sentimental. Meski terlihat sederhana, kebiasaan ini ternyata memiliki dasar psikologis dan dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap suasana hati.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mengapa Little Treat Bisa Membuat Seseorang Lebih Bahagia?
Psikolog klinis Dr. Ray W. Christner menjelaskan bahwa kebiasaan memberikan hadiah kecil kepada diri sendiri bukan sekadar tren yang viral di media sosial. Dalam artikelnya di Psychology Today, ia mengaitkan fenomena ini dengan Premack Principle, yaitu teori psikologi yang menyebut bahwa aktivitas yang menyenangkan dapat dijadikan penghargaan setelah menyelesaikan tugas yang lebih berat atau kurang disukai.
Menurut Christner, penghargaan sederhana setelah menyelesaikan pekerjaan dapat membantu menjaga motivasi sekaligus membuat seseorang lebih konsisten menjalankan kebiasaan positif. Hal yang terpenting bukanlah nilai hadiahnya, melainkan makna di balik penghargaan tersebut.
Pendapat itu diperkuat oleh penelitian Kaitlin Woolley dari Cornell University dan Ayelet Fishbach dari University of Chicago Booth School of Business yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology. Penelitian tersebut menemukan bahwa memberikan penghargaan segera setelah menyelesaikan suatu tugas dapat meningkatkan motivasi untuk terus melanjutkan aktivitas tersebut. Menariknya, efek positif itu tidak bergantung pada mahal atau murahnya hadiah, tetapi pada momen penghargaan yang dirasakan setelah seseorang berusaha.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Fenomena little treat juga menunjukkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap konsep self-reward. Jika dahulu hadiah untuk diri sendiri identik dengan barang mahal atau liburan, kini kebahagiaan justru bisa datang dari hal-hal sederhana.
Membeli gantungan kunci karakter favorit, menikmati minuman kesukaan sepulang kerja, atau membeli camilan setelah menyelesaikan target harian menjadi cara sederhana untuk mengapresiasi diri. Kebiasaan ini membantu menciptakan jeda dari tekanan sehari-hari tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Halaman Selanjutnya
Mengapa Merchandise Karakter Begitu Diminati?

6 hours ago
2











