VIVA – Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah usai resmi berpisah kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya memicu perhatian lewat polemik hak asuh anak hingga persoalan nafkah, kini muncul isu baru yang berkaitan dengan tagihan kartu kredit yang nilainya disebut mencapai angka fantastis.
Isu tersebut mencuat setelah kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, membeberkan adanya persoalan terkait pembayaran kartu kredit yang selama ini diklaim berkaitan dengan kebutuhan anak-anak. Menurutnya, Ruben secara rutin diminta untuk menanggung separuh dari total tagihan kartu kredit yang digunakan oleh mantan istrinya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Setiap bulan Ruben itu dimintakan setengah dari seluruh pemakaian kartu kredit di bulan itu oleh S (Sarwendah), alasannya untuk anak-anak," ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Pernyataan tersebut menambah daftar panjang persoalan yang kini menjadi perhatian publik dalam hubungan pascacerai pasangan selebritas tersebut. Bukan semata soal nominal yang harus dibayarkan, tetapi juga mengenai transparansi penggunaan dana yang dipersoalkan oleh pihak Ruben.
Menurut Minola, kliennya tidak mempermasalahkan apabila memang pengeluaran tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan anak. Namun, Ruben disebut mempertanyakan dasar perhitungan nominal yang harus ia bayarkan setiap bulan karena tidak pernah menerima rincian transaksi maupun lembar tagihan resmi kartu kredit tersebut.
Dalam keterangannya, Minola Sebayang menjelaskan bahwa Ruben hanya menerima permintaan pembayaran dengan nominal tertentu tanpa disertai penjelasan mengenai detail pembelanjaan yang dilakukan.
"Ruben kan tanya, 'Ini apa saja pembelanjaannya? Kok cuma angkanya misal 'bayar Rp50 juta, itu setengah loh, tadinya Rp100 juta. Saya Rp50 juta, kamu Rp50 juta'," kata Minola.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari penjelasan tersebut, terungkap bahwa nominal yang diminta kepada Ruben Onsu disebut mencapai sekitar Rp50 juta setiap bulan. Jika angka tersebut merupakan setengah dari keseluruhan tagihan, maka total penggunaan kartu kredit dalam satu periode diperkirakan berada di kisaran Rp100 juta.
Besarnya angka tersebut kemudian menjadi perhatian publik. Pasalnya, nilai tagihan yang mencapai ratusan juta rupiah dalam satu periode dinilai cukup fantastis sehingga memunculkan pertanyaan mengenai rincian penggunaan dana tersebut.
Halaman Selanjutnya
Minola Sebayang menegaskan, selama ini Ruben Onsu tidak pernah memperoleh dokumen yang menunjukkan secara rinci transaksi yang dilakukan menggunakan kartu kredit tersebut. Karena itu, menurutnya, kliennya merasa wajar apabila meminta penjelasan sebelum terus melakukan pembayaran.

5 hours ago
2











