Jakarta, VIVA - Aktivitas sehari-hari seorang ibu ternyata bisa menyerupai latihan fisik berintensitas tinggi layaknya atlet endurance. Mulai dari menggendong anak naik tangga, mengejar balita saat waktu makan, membereskan rumah, hingga berpindah dari satu tanggung jawab ke tanggung jawab lainnya tanpa jeda.
Seluruh aktivitas tersebut dapat memberikan tekanan fisik maupun mental yang signifikan setiap hari. Melalui kampanye terbaru bertajuk 'Women of Endurance', Garmin mengangkat realita yang dekat dengan kehidupan perempuan modern, khususnya para ibu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kampanye ini, Garmin menggambarkan bagaimana rutinitas perempuan modern dapat dianalogikan seperti 'invisible training', alias latihan tanpa garis finis yang terus berlangsung setiap hari.
Aktivitas seperti menggendong anak dan membawa tas berisi barang belanjaan sekaligus dapat meningkatkan detak jantung hingga setara sesi HIIT, sementara mobilitas dan aktivitas multitasking sepanjang hari dapat menyerupai tantangan obstacle race jarak jauh.
Konsep utama dalam kampanye 'Women of Endurance' adalah bagaimana perempuan menjalani ketahanan fisik dan mental yang sering kali tidak terlihat.
Kelelahan tersebut terakumulasi dari berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mengurus rumah tangga dan anak hingga menjalani pekerjaan profesional serta tekanan emosional.
Garmin melihat banyak perempuan terbiasa terus bergerak dan menunda istirahat, bahkan ketika tubuh mulai menunjukkan tanda kelelahan.
Padahal, fragmented sleep, tingkat stres tinggi, dan kurangnya recovery dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang. Melalui kampanye ini, Garmin menggambarkan aktivitas sehari-hari perempuan dari perspektif olahraga endurance.
Menggendong anak sambil naik tangga misalnya, dapat meningkatkan denyut jantung layaknya sesi HIIT, sementara aktivitas mengejar balita dan mengurus rumah membutuhkan stamina dan fokus yang tidak sedikit.
Kampanye ini juga menyoroti fenomena 'invisible fatigue', yaitu akumulasi kelelahan fisik dan mental yang sering tidak terlihat maupun sulit diukur.
Garmin merekomendasikan perempuan untuk memanfaatkan data dari wearable mereka guna membangun ritme pemulihan yang lebih personal melalui lima pendekatan utama berikut:
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
1. Kenali Fragmented Sleep
Gangguan tidur akibat aktivitas mengasuh anak yang terjadi berulang dapat menghambat proses pemulihan energi tubuh. Fitur Garmin Sleep Coach yang didukung Firstbeat Analytics dan metrik personal membantu mengidentifikasi periode istirahat dengan kualitas rendah, sehingga pengguna dapat menyesuaikan rutinitas atau mencari dukungan yang dibutuhkan lebih cepat.
Halaman Selanjutnya
2. Pantau Tren Tingkat Stres

3 weeks ago
11














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)