Mensesneg Pastikan Hubungan Prabowo dan Jokowi Tetap Hangat, Tak Perlu Utusan Khusus

2 days ago 2

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:56 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pertemuan antara putra Presiden RI Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, murni dalam rangka silaturahmi.

Penegasan tersebut disampaikan Prasetyo menyusul sorotan publik terhadap pertemuan tertutup yang berlangsung di kediaman Jokowi pada Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan itu sebelumnya memunculkan berbagai spekulasi karena berlangsung tanpa penjelasan mengenai agenda yang dibahas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Prasetyo, tidak ada agenda khusus yang melatarbelakangi pertemuan tersebut. Didit disebut hanya memanfaatkan keberadaannya di Solo untuk bersilaturahmi dengan Jokowi.

"Silaturahmi lah. Kebetulan karena dia sudah berada di Solo kan karena satu Muharam kemarin," kata Prasetyo Hadi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 19 Juni 2026.

Didit Berada di Solo Usai Hadiri Kirab Malam 1 Suro

Prasetyo menjelaskan, Didit memang sedang berada di Solo setelah menghadiri rangkaian kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam atau kirab malam 1 Suro yang digelar di kawasan Pura Mangkunegaran.

Karena berada di kota yang sama, Didit kemudian menyempatkan diri mengunjungi kediaman Jokowi. Kunjungan tersebut, kata Prasetyo, tidak berkaitan dengan urusan pemerintahan maupun agenda politik tertentu.

Pernyataan Mensesneg itu sekaligus memperkuat penjelasan singkat yang sebelumnya disampaikan Didit kepada awak media usai bertemu Jokowi. Saat itu, Didit hanya menyebut dirinya mampir ke rumah Jokowi setelah menghadiri kegiatan malam 1 Suro di Solo.

Bantah Ada Agenda Khusus

Munculnya berbagai spekulasi mengenai pertemuan tersebut membuat pemerintah memberikan klarifikasi. Prasetyo menegaskan bahwa tidak ada pembahasan khusus maupun agenda tertentu yang menjadi tujuan utama pertemuan Didit dan Jokowi.

Menurut dia, hubungan baik yang selama ini terjalin antara Presiden Prabowo dan Jokowi membuat komunikasi antarkeduanya berjalan dengan baik.

Karena itu, pertemuan Didit dengan Jokowi tidak perlu dimaknai sebagai bagian dari penyampaian pesan politik ataupun komunikasi khusus antara kedua tokoh nasional tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prasetyo menegaskan bahwa kunjungan tersebut semata-mata merupakan silaturahmi yang berlangsung secara wajar.

Mensesneg Pastikan Tak Ada Titipan Pesan

Halaman Selanjutnya

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo juga membantah anggapan bahwa Didit membawa pesan tertentu dari Presiden Prabowo untuk disampaikan kepada Jokowi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |