Minat Baca Gen Z Lebih Tinggi dari Milenial dan Gen X

1 week ago 5

Senin, 2 Maret 2026 - 13:30 WIB

Jakarta, VIVA –Di tengah gempuran konten visual singkat yang mendominasi media sosial, sebuah fakta menarik terungkap terkait minat baca dikalangan gen Z. Berdasarkan data survey terbaru dari Jakpat menunjukkan Gen Z memiliki minat baca yang lebih tinggi dibanding Generasi X dan Milenial.

Abigail Limuria, Co-founder Malaka Books, mengungkapkan optimisme terhadap masa depan literasi Indonesia. Berdasarkan data, indeks tingkat gemar membaca nasional tercatat naik konsisten sebesar 4,17 persen dari tahun 2020 hingga 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada fight back atau keinginan untuk kembali membaca buku di kalangan anak muda. Ini adalah sinyal harapan yang sangat kuat," ujar Abigail dalam acara peluncuran Makala Books di Jakarta, Minggu 1 Maret 2026.

Meskipun tantangan attention span sedang menurun secara global, antusiasme banyaknya anak muda yang memadati peluncuran acara tersebut membuktikan adanya keinginan kuat untuk melawan tren tersebut. Kehadiran mereka menjadi sinyal bahwa anak muda mulai sadar akan pentingnya meningkatkan kembali attention span dengan membaca buku yang berkualitas.

Menurut Cania Citta, yang juga Co-founder Malaka Books, membaca buku bisa menjadi cara untuk melatih kemampuan berpikir analitis.

“Kemampuan berpikir mendalam adalah syarat minimal untuk bisa punya mastery atau keahlian di suatu bidang,” ujar Cania.

Abigail menambahkan, harapannya, dengan mempopulerkan kembali budaya membaca, pihaknya bisa meningkatkan lagi attention span dan membangun daya pikir yang tajam dan mendalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait dengan minat baca, Malaka Book diketahui bukan hanya menerbitkan buku-buku panjang yang dalam bentuk cetak (printed), tetapi juga menghadirkan perpustakaan digital, yaitu malakabooks.id. Platform ini dikembangkan oleh dalam kolaborasi antara pihak penerbit tersebut dengan Zenius yang timnya dipimpin oleh Sabda PS.

Platform ini menyajikan ratusan buku digital yang panjangnya kira-kira 10-30 halaman dan isinya disusun berdasarkan kurikulum pengetahuan strategis yang dikembangkan oleh tim edukator Zenius. Kehadiran platform ini diharapkan dapat melatih kembali daya baca masyarakat yang sudah menurun akibat tren konten visual dan memberikan wawasan yang penting untuk literasi dasar publik. Sampai saat ini, platformnya sudah digunakan lebih dari 30.000 pengguna.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |