Jakarta, VIVA – Setelah lebih dari satu dekade sejak peluncuran GTA 5, akhirnya berbagai fakta mengenai proses pengembangan Grand Theft Auto VI mulai terungkap. Banyak penggemar selama ini bertanya-tanya mengapa game terbaru buatan Rockstar Games tersebut membutuhkan waktu begitu lama untuk dirilis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di balik penantian panjang itu, ternyata ada sejumlah faktor besar yang membuat GTA 6 menjadi salah satu proyek video game paling ambisius dalam sejarah industri game.
Banyak pemain mengira Rockstar langsung mengembangkan GTA 6 setelah GTA 5 dirilis pada 2013. Namun laporan dari perusahaan induk Rockstar, Take-Two Interactive, mengungkap bahwa pengembangan GTA 6 secara penuh atau in earnest baru dimulai pada tahun 2020 setelah tim utama menyelesaikan pekerjaan besar mereka di Red Dead Redemption 2.
Sebelumnya memang telah dilakukan tahap perencanaan, riset, dan pra-produksi selama beberapa tahun. Namun produksi skala besar yang melibatkan ribuan pengembang baru berjalan setelah proyek Red Dead Redemption 2 rampung.
Salah satu alasan terbesar lamanya pengembangan GTA 6 adalah dugaan perombakan besar terhadap mesin game RAGE (Rockstar Advanced Game Engine).
Mantan desainer audio Rockstar, Rob Carr, dikutip VIVA Sabtu, 20 Juni 2026, mengungkap bahwa studio kemungkinan melakukan pembangunan ulang teknologi inti mesin game tersebut agar mampu menghadirkan dunia virtual yang jauh lebih realistis dibanding GTA 5.
Jika benar, langkah ini berarti Rockstar tidak hanya membuat game baru, tetapi juga memperbarui fondasi teknologi yang digunakan untuk menciptakan dunia GTA 6.
Hasilnya terlihat dari trailer yang menampilkan kualitas visual, animasi karakter, kepadatan NPC, hingga efek pencahayaan yang jauh melampaui generasi sebelumnya.
Sejumlah laporan industri menyebut pandemi COVID-19 menjadi hambatan besar ketika GTA 6 memasuki fase produksi utama. Banyak studio game harus beradaptasi dengan sistem kerja jarak jauh, termasuk Rockstar.
Kondisi tersebut membuat koordinasi ribuan pengembang menjadi lebih kompleks dibandingkan proyek game biasa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski demikian, Rockstar tetap mempertahankan standar kualitas tinggi yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
GTA 6 tidak sekadar menghadirkan kota baru. Berdasarkan trailer dan informasi resmi, game ini akan membawa pemain kembali ke kawasan yang terinspirasi dari Florida bernama Leonida, termasuk kembalinya Vice City dalam skala yang jauh lebih besar.
Halaman Selanjutnya
Banyak analis industri percaya Rockstar berusaha menciptakan dunia yang lebih hidup dengan sistem AI, interaksi NPC, serta detail lingkungan yang belum pernah ada sebelumnya dalam seri GTA. Hal inilah yang diyakini menjadi penyebab utama membengkaknya waktu pengembangan.

2 hours ago
2














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)