Jakarta, VIVA – Pasar internet kabel (fixed broadband) di Indonesia tengah berada di titik balik. Selama bertahun-tahun, psikologis harga internet rumah yang "layak" selalu berada di kisaran Rp250.000 hingga Rp400.000.
Namun, gebrakan terbaru dari MyRepublic melalui peluncuran MyRepublic Air dengan harga Rp100.000an per bulan benar-benar mengubah peta persaingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jika Anda mencari alternatif internet murah tanpa mengorbankan stabilitas, artikel ini akan mengupas tuntas segala hal yang perlu Anda ketahui tentang MyRepublic Air.
Apa Itu MyRepublic Air?
MyRepublic Air adalah sub-brand atau paket khusus yang dirancang untuk segmen pasar yang membutuhkan konektivitas esensial dengan anggaran minimalis. Berbeda dengan paket flagship MyRepublic yang mengejar kecepatan hingga 500 Mbps, MyRepublic Air difokuskan pada keseimbangan antara harga (affordability) dan keandalan (reliability).
Spesifikasi dan Keunggulan Utama
Berdasarkan data pra-registrasi Februari 2026, berikut adalah estimasi keunggulan yang ditawarkan:
1. Harga Flat Permanen: Tidak ada jebakan "harga promo 3 bulan pertama". Anda membayar Rp100.000an (sebelum PPN) secara konsisten.
2.Unlimited Tanpa FUP: Berbeda dengan provider seluler yang membatasi kuota (FUP), MyRepublic Air diprediksi tetap mengusung kebijakan True Unlimited.
3. Teknologi Fiber-to-the-Home (FTTH): Meskipun murah, layanannya tidak menggunakan kabel tembaga lama, melainkan kabel serat optik yang tahan terhadap gangguan cuaca.
4. Optimasi Latensi: Sangat cocok untuk pengguna yang sering melakukan Zoom call atau belajar daring agar tidak terjadi delay suara.
Perbandingan: MyRepublic Air vs. Provider Tradisional
Dari sisi harga bulanan, MyRepublic Air dibanderol Rp100.000 per bulan. Sementara itu, provider lain di kelas entry level umumnya mematok tarif mulai dari Rp250.000 hingga Rp350.000 per bulan.
Untuk kecepatan internet, MyRepublic Air menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps (estimasi). Sebagai perbandingan, provider tradisional entry level biasanya menyediakan kecepatan di kisaran 20–30 Mbps.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari segi biaya instalasi, MyRepublic Air tidak membebankan biaya alias gratis. Sebaliknya, provider lain umumnya mengenakan biaya instalasi sekitar Rp150.000 hingga Rp500.000.
Adapun untuk target pengguna, MyRepublic Air menyasar mahasiswa, keluarga kecil, serta pengguna di luar Jawa dan Papua. Sementara itu, provider tradisional entry level umumnya menyasar rumah tangga menengah.
Halaman Selanjutnya
Panduan Langkah-demi-Langkah Pendaftaran Pra-Registrasi

3 weeks ago
13











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
