Nasib Pemain yang Tolak Timnas Indonesia Dibongkar Si Dewa Transfer, Nilainya Bukan Kaleng-kaleng

2 weeks ago 11

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:18 WIB

VIVA – Masa depan bek keturunan Indonesia, Pascal Struijk, tampaknya akan segera memasuki babak baru. Bek Leeds United itu dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan klub Premier League, Brighton & Hove Albion.

Kabar tersebut mencuat setelah pakar transfer ternama, Fabrizio Romano, mengungkapkan bahwa Brighton telah mencapai kesepakatan dengan Leeds United untuk memboyong Struijk pada bursa transfer musim panas ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai transfernya pun tidak main-main. Brighton disebut rela menggelontorkan dana sebesar 20 juta poundsterling atau sekitar Rp400 miliar demi mendapatkan tanda tangan bek berusia 26 tahun tersebut.

"Brighton telah menyepakati kesepakatan untuk mendatangkan Pascal Struijk dari Leeds United, here we go!" tulis Fabrizio Romano melalui akun X miliknya.

Ia menambahkan seluruh kesepakatan antarklub telah tercapai dan kini tinggal menyelesaikan proses administrasi sebelum transfer resmi diumumkan.

Jika kepindahan ini rampung, Struijk akan tetap berkiprah di Premier League bersama Brighton setelah menjadi salah satu pemain andalan Leeds United selama beberapa musim terakhir.

Bek kelahiran Deurne, Belgia, itu masih terikat kontrak dengan Leeds hingga Juni 2027. Namun, tawaran Brighton membuat Leeds akhirnya bersedia melepas salah satu pemain pentingnya.

Sejak promosi ke tim utama Leeds pada 2020, Struijk telah mencatatkan 196 penampilan di semua kompetisi.

Selama periode tersebut, ia menyumbangkan 14 gol dan dua assist, sebuah catatan impresif untuk pemain yang berposisi sebagai bek tengah.

Karier Struijk dimulai dari akademi ADO Den Haag sebelum melanjutkan pembinaan di Ajax Amsterdam. Pada 2018, ia hijrah ke Inggris untuk bergabung dengan tim U-23 Leeds United, sebelum akhirnya menembus skuad utama dua tahun berselang.

Di luar kiprahnya di level klub, nama Struijk juga sempat menjadi perbincangan hangat di Indonesia.

Pemain berkewarganegaraan Belanda itu disebut memiliki darah Indonesia dari garis keturunan kakeknya di pihak ibu. Status tersebut membuatnya memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, namanya pernah dikaitkan dengan program naturalisasi setelah asisten pelatih Timnas Indonesia, Simon Grayson, diketahui mengunjungi Leeds United Academy beberapa waktu lalu.

Meski demikian, hingga kini belum ada tanda-tanda Struijk akan bergabung dengan skuad Garuda.

Halaman Selanjutnya

Bek yang pernah membela Timnas Belanda U-17 itu juga belum pernah tampil di level senior, sehingga secara regulasi masih memiliki peluang memperkuat Belanda, Belgia, maupun Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |