Jakarta, VIVA - Vietnam resmi membuka jalan bagi Starlink, layanan internet berbasis satelit milik Elon Musk. Negara Komunis tersebut mengesahkan operasional Starlink untuk masuk ke pasar domestik, dengan kapasitas awal yang ditargetkan mencapai ratusan ribu pelanggan.
Berdasarkan laporan VN Express International, Rabu, 18 Februari 2026, izin telekomunikasi telah diterbitkan oleh Kementerian Sains dan Teknologi Vietnam kepada entitas lokal Starlink Services Vietnam.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lisensi ini mencakup pengoperasian jaringan satelit tetap maupun bergerak. Selain itu, otoritas frekuensi radio juga memberikan persetujuan penggunaan spektrum serta pengoperasian perangkat transmisi.
Dengan keluarnya izin tersebut, Starlink dapat membangun dan menjalankan infrastruktur pengirim serta penerima sinyal di wilayah Vietnam secara sah, tanpa mengganggu sistem komunikasi nirkabel yang sudah ada.
Pemerintah daerah diminta ikut melakukan pengawasan agar implementasi layanan berjalan sesuai ketentuan hukum nasional. Meski izin telah dikantongi, jadwal peluncuran komersial secara resmi masih belum diumumkan.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari persetujuan uji coba yang diberikan pada April 2025 oleh Wakil Perdana Menteri Vietnam Ho Duc Phoc, seperti dilansir dari situs AFP.
Saat itu, Starlink menjadi perusahaan asing pertama yang memperoleh lampu hijau untuk menguji layanan internet satelit di Vietnam. Setelah fase percontohan, SpaceX membentuk badan usaha di dalam negeri sebagai prasyarat untuk mengajukan lisensi penuh.
Pada tahap awal, regulator menyebutkan pembangunan akan melibatkan empat stasiun gerbang (gateway) serta penyediaan hingga 600 ribu terminal pengguna.
Layanan internet berbasis satelit dirancang untuk menjangkau wilayah yang sulit dilayani jaringan kabel serat optik maupun infrastruktur telekomunikasi konvensional.
Pemerintah Komunis Vietnam menilai teknologi ini akan menjadi pelengkap jaringan darat, terutama di kawasan pegunungan dan pulau-pulau terpencil.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam konferensi pers pada Desember 2025, Otoritas Telekomunikasi Vietnam menekankan peran internet satelit sebagai jalur komunikasi cadangan saat terjadi bencana alam seperti badai dan banjir, karena sistemnya tidak bergantung pada kabel darat.
Starlink merupakan bagian dari strategi global SpaceX untuk membangun jaringan broadband berbasis satelit orbit rendah Bumi (LEO). Hingga akhir 2025, perusahaan tersebut telah meluncurkan lebih dari 10 ribu satelit, meskipun sebagian tidak lagi aktif.
Halaman Selanjutnya
Layanan ini telah beroperasi di sekitar 125 negara dan wilayah dengan jumlah pelanggan global sekitar lima juta pengguna.

3 weeks ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
