Orang Tua Mulai Waspada Anak Main Roblox

1 week ago 5

Kamis, 16 April 2026 - 16:00 WIB

VIVA – Dalam beberapa tahun terakhir, permainan daring Roblox semakin populer di kalangan anak-anak dan remaja di Indonesia. Game yang memungkinkan pengguna membuat dan memainkan berbagai dunia virtual ini awalnya dipandang sebagai sarana kreativitas dan hiburan.

Namun, belakangan ini semakin banyak orang tua yang mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak mereka di platform tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Platform game populer Roblox kembali menjadi sorotan setelah memperluas sistem verifikasi usia bagi para penggunanya. Langkah ini disebut sebagai upaya meningkatkan keamanan anak, namun di sisi lain memicu kritik dari sejumlah orang tua yang menilai sistem tersebut masih bermasalah.

Roblox memperkenalkan teknologi estimasi usia yang lebih canggih, termasuk pembagian akun berdasarkan kelompok umur. Dengan jutaan pengguna aktif setiap hari, perusahaan ingin memastikan bahwa anak-anak tidak mengakses konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.

Melalui sistem ini, pengalaman bermain akan disesuaikan, mulai dari jenis konten hingga fitur interaksi sosial. Tujuannya jelas: menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi pengguna muda.

Meski niatnya baik, implementasi teknologi ini justru menimbulkan masalah baru. Beberapa orang tua mengeluhkan bahwa sistem sering salah mengidentifikasi usia pengguna, sehingga anak-anak bisa saja mendapatkan akses yang tidak semestinya atau sebaliknya, dibatasi secara berlebihan.

Kesalahan ini menimbulkan kekhawatiran serius, terutama terkait potensi paparan konten dewasa atau interaksi yang tidak aman.

Menanggapi kritik tersebut, Roblox menegaskan bahwa teknologi yang digunakan masih terus dikembangkan. Mereka juga menyebut bahwa sistem ini dirancang sebagai lapisan tambahan perlindungan, bukan pengganti pengawasan orang tua.

Perusahaan bahkan menekankan pentingnya peran orang tua untuk tetap aktif memantau aktivitas anak saat bermain, karena tidak ada sistem yang sepenuhnya sempurna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini kembali menyoroti tantangan besar dalam menjaga keamanan anak di dunia digital. Di satu sisi, teknologi dapat membantu menyaring konten. Namun di sisi lain, akurasi dan penerapannya masih menjadi pekerjaan rumah.

Dengan popularitas Roblox yang terus meningkat, keberhasilan sistem keamanan seperti ini akan sangat menentukan kepercayaan pengguna terutama dari kalangan keluarga.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |