Pasar Pet Care di RI Diproyeksi Tembus Rp30 Triliun, Pemain Lokal Mulai Agresif

2 weeks ago 9

Senin, 23 Februari 2026 - 18:04 WIB

Jakarta, VIVA Industri makanan hewan peliharaan (pet food) di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang kian menjanjikan. Meningkatnya jumlah pemilik hewan peliharaan, perubahan gaya hidup masyarakat urban, serta kesadaran terhadap nutrisi hewan yang lebih baik, mendorong permintaan produk berkualitas. 

Di tengah dominasi merek global, pemain lokal mulai mengambil langkah agresif untuk memperluas pangsa pasar dan memperkuat distribusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan Mordor Intelligence, industri pet care Indonesia diproyeksikan mencapai US$1,83 miliar pada 2031 atau setara sekitar Rp30,7 triliun (asumsi kurs Rp16.800 per dolar AS). Proyeksi ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar domestik masih terbuka lebar, terutama bagi produsen lokal yang mampu menghadirkan produk inovatif dan kompetitif.

Langkah ekspansi terbaru datang dari PT Medela Potentia Tbk (MDLA). Melalui entitas anaknya, PT Anugrah Argon Medica (AAM), perusahaan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Compawnion Jadi Berkat (Compawnion). 

Kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi memperluas distribusi produk makanan hewan berkualitas di Tanah Air. Perjanjian kerja sama ditandatangani pada 6 Februari 2026 oleh Direktur Utama AAM, Juliwaty, dan Direktur Utama Compawnion, Stephani Herman. 

Melalui kemitraan ini, AAM akan mendistribusikan produk inovasi lokal berbasis sains, Pawmeals Dog Food dan Catto Cat Food, ke jaringan pet shop serta ritel modern di seluruh Indonesia secara bertahap.

“Kami melihat betul bahwa visi dan kolaborasi untuk menghadirkan produk hewan kesayangan yang ideal ini adalah langkah untuk memperluas penetrasi pasar dan mendorong pertumbuhan bersama,” kata Direktur Utama AAM, Juliwaty, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Senin, 23 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi produsen, Direktur Utama Compawnion, Stephani Herman, menilai pemilihan AAM dilandasi kesamaan visi dalam menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau. “Berdasarkan riset lapangan yang kami lakukan di berbagai kota, AAM dikenal memiliki reputasi yang kuat serta standar layanan yang konsisten," ujarnya. 

"Karena itu, kami meyakini AAM adalah mitra distribusi yang tepat untuk mendukung ekspansi kami dalam menghadirkan nutrisi hewan kesayangan yang biologis dan ideal di Indonesia, serta membawa manfaat berkelanjutan bagi pemilik hewan dan mitra ritel," sambung Stephani.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, Direktur Utama MDLA, Krestijanto Pandji, menilai kolaborasi ini sebagai terobosan penting di tengah dominasi produk impor pada pasar pet food nasional. Ia menegaskan bahwa infrastruktur distribusi AAM yang kuat diharapkan mampu memperluas akses produk premium buatan dalam negeri.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |