Pelatih Brighton Kritik Aksi Buang Waktu Arsenal: Saya Tidak akan Bermain Seperti Itu

6 days ago 6

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:26 WIB

VIVA – Pelatih Brighton & Hove Albion, Fabien Huerzeler, meluapkan kekecewaannya setelah timnya kalah 0-1 dari Arsenal pada laga pekan ke-29 Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Amex, Kamis, 5 Maret 2026 dini hari WIB. Huerzeler menilai tim tamu banyak membuang waktu sepanjang pertandingan meski Brighton tampil menekan.

Gol tunggal Arsenal tercipta melalui Bukayo Saka yang melepaskan tembakan dan sempat memantul mengenai Carlos Baleba sebelum masuk ke gawang Brighton. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang laga, Brighton berusaha mengambil inisiatif serangan untuk mengejar ketertinggalan. Tekanan dari tim tuan rumah beberapa kali merepotkan lini pertahanan Arsenal, termasuk kiper David Raya yang harus melakukan sejumlah penyelamatan penting.

Bukayo Saka usai cetak gol kemenangan bagi Arsenal saat hadapi Brighton

Photo :

  • Instagram/arsenal

Meski demikian, Arsenal mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. The Gunners bahkan hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran tambahan setelah gol Saka, yakni melalui Kai Havertz pada menit ke-87.

Tambahan tiga poin membuat Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen sementara Premier League. Tim asuhan Mikel Arteta kini unggul tujuh poin dari Manchester City yang berada di peringkat kedua dan masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit.

Namun, hasil pertandingan tersebut memicu kritik dari pelatih Brighton. Dalam konferensi pers setelah laga, Huerzeler menyoroti apa yang ia anggap sebagai upaya Arsenal untuk mengulur waktu.

“Hanya ada satu tim yang berusaha bermain sepak bola hari ini,” ujar Huerzeler kepada wartawan.

Ia juga mempertanyakan situasi ketika kiper Arsenal beberapa kali terlihat duduk di lapangan selama pertandingan berlangsung.

“Saya ingin bertanya satu hal, pernahkah Anda melihat dalam pertandingan Premier League di mana kiper duduk tiga kali?” katanya.

Menurut Huerzeler, fokus pertandingan seharusnya tetap pada permainan sepak bola. Ia bahkan meminta pihak liga untuk meninjau kembali aturan yang ada.

“Kita seharusnya tidak berkonsentrasi pada hal-hal seperti ini. Premier League harus melihat ulang peraturan mereka,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih asal Jerman tersebut juga menyebut Arsenal tampak melakukan berbagai cara untuk menjaga keunggulan mereka.

“Saat ini saya pikir mereka memiliki peraturan sendiri. Harus ada batasan yang diatur oleh wasit dan Premier League,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Meski mengkritik cara bermain lawannya, Huerzeler menegaskan dirinya tidak akan menerapkan pendekatan serupa.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |