Pemuda Masjid Dunia Kecam Serangan AS yang Tewaskan Ali Khamenei: Cederai Nilai Kemanusiaan!

1 week ago 3

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:25 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Pemuda Masjid Dunia, Said Aldi Al Idrus mengecam keras serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Said Aldi menjelaskan, serangan tersebut tidak hanya menyasar simbol kepemimpinan sebuah negara berdaulat, tetapi juga menjadi preseden buruk berbahaya dalam tata hubungan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Serangan ini bukan sekadar operasi militer. Ini adalah tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal dan mengancam fondasi perdamaian dunia," kata Said Aldi dalam keterangannya, Selasa, 3 Maret 2026.

"Bahkan secara khusus karena dilakukan di Bulan yang disucikan Umat Islam yakni Bulan Ramadlan. Tak hanya itu, Donald Trump dan Benjamin Netanyahu juga telah melakukan penistaan kemanusiaan ke negara Islam, menerobos otoritas negara lain, bahkan mencederai rasa keagamaan Umat Islam se dunia," sambungnya. 

Said Aldi juga menilai, pembunuhan terhadap seorang pemimpin negara melalui serangan militer terbuka berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah dan menyeret kekuatan global ke pusaran perang terbuka.

Lebih lanjut, dia lantas mengungkit pandangan Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia bahwa setiap negara memiliki kedaulatan yang harus dihormati. 

Ia menyebut tindakan militer sepihak sebagai bentuk pengingkaran terhadap prinsip hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Apapun dalihnya, pendekatan kekuatan bersenjata yang menghilangkan nyawa dan menghancurkan infrastruktur sipil adalah kemunduran peradaban. Dunia seharusnya bergerak menuju dialog, bukan dominasi militer,” ucap Said Aldi.

Dalam kesempatan itu, Said Aldi juga menyoroti dampak kemanusiaan yang ditimbulkan apalagi serangan yang dilakukan Amerika dan Israel bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan 1447 H. 

Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, serangan tersebut tidak hanya menargetkan fasilitas militer, tetapi juga memicu kerusakan luas di sejumlah wilayah strategis di Iran, termasuk kawasan Teheran. Korban sipil dilaporkan berjatuhan dan ribuan warga terpaksa mengungsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketika bom dijatuhkan, yang paling menderita adalah rakyat sipil. Anak-anak, perempuan, orang tua yang tidak tahu-menahu soal geopolitik menjadi korban. Ini tragedi kemanusiaan,” tuturnya. 

Said Aldi lantas meminta agar jalur diplomasi diintensifkan, termasuk melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), guna mencegah konflik meluas.

Halaman Selanjutnya

“Jika konflik ini terus bereskalasi, dampaknya bukan hanya regional, tetapi global—termasuk pada stabilitas ekonomi, energi, dan keamanan internasional,” terangnya. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |