Penampakan Kompleks Ayatollah Ali Khamenei yang Porak-Poranda Pasca Serangan Israel-AS

1 week ago 8

Senin, 2 Maret 2026 - 02:40 WIB

Iran, VIVA – Citra satelit beresolusi tinggi memperlihatkan kerusakan besar akibat pengeboman kompleks pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei di jantung Teheran.

Gambar yang dirilis oleh Airbus menunjukkan kompleks Leadership House, kawasan yang selama ini dijaga ketat hampir tak lagi bisa dikenali dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Dari bayangan yang terlihat, foto itu diduga diambil sekitar menjelang siang. Bangunan utama di tengah kompleks tampak hancur, dengan asap yang masih mengepul dari puing-puingnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Taman-taman yang mengelilingi bangunan utama rata dengan tanah dan dipenuhi reruntuhan. Sejumlah bangunan lain di dalam kompleks juga terlihat mengalami kerusakan parah, demikian seperti mengutip laman ABC Australia, Senin 2 Maret 2026.

Gambar Kompleks Perumahan Ayatollah Sebelum Diserang (kiri) Setelah Diserang (kanan)

Photo :

  • Google dan Airbus via ABC Australia

Salah satu media Israel melaporkan bahwa puluhan bom dijatuhkan di kawasan tersebut. Namun, belum jelas apakah bom penghancur bunker digunakan untuk menembus fasilitas yang berada jauh di bawah tanah.

Video terverifikasi yang direkam pada waktu yang hampir bersamaan di kawasan pertokoan Jalan Jomhuri, Teheran pusat, memperlihatkan kepulan asap besar membubung tinggi beberapa blok dari lokasi. Dalam rekaman itu terdengar seorang perempuan bertanya, “Di mana yang kena?” Seorang pria di dekat kamera menjawab, “Sepertinya kompleks pemimpin.”

Di sisi timur laut kompleks, area lain juga tampak terdampak serangan. Citra satelit memperlihatkan bangunan-bangunan yang rusak serta puing-puing yang berserakan.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Minggu pagi 1 Maret 2026, televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah meninggal dunia. Sebelumnya pada Sabtu malam, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan sejumlah pejabat senior Israel menyatakan bahwa Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan ke Teheran pada Sabtu dini hari 28 Februari. Pernyataan itu disampaikan melalui saluran resmi dan media sosial Truth milik Trump.

Menyusul dengan kematian Ayatollah, pemerintah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, seorang pejabat Iran pada Minggu mengumumkan bahwa sebuah dewan kepemimpinan akan mengambil alih tugas-tugasnya hingga pengganti resmi ditetapkan.

“Berdasarkan konstitusi, akan dibentuk dewan kepemimpinan untuk menjalankan tanggung jawab Pemimpin Tertinggi sampai seorang pengganti terpilih,” ujar Sekretaris Supreme National Security Council, Ali Larijani, dalam sebuah pernyataan dikutip dari laman CBS News, Minggu 1 Maret 2026.

Eks Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal

Rencana Prabowo Mau jadi Penengah Iran dengan Israel-AS Dinilai Tidak Realistis, Ini Alasannya

Mantan Menlu RI, Dino Patti Djalal memperingatkan bahwa memaksakan peran sebagai penengah dalam situasi ini justru dapat merugikan posisi Presiden di dalam negeri.

img_title

VIVA.co.id

2 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |