Jakarta, VIVA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai mendalami pengajuan status justice collaborator (JC) yang diajukan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.
Hal itu terungkap dalam pemeriksaan Sony sebagai tersangka di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejagung, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan seluruh materi yang berkaitan dengan perkara Sony menjadi fokus penyidik, termasuk permohonan JC yang sebelumnya telah diajukan.
“Semua materi, termasuk itu (pengajuan justice collaborator),” ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Menurut Syarief, pemeriksaan kali ini merupakan yang kedua bagi Sony sejak ditetapkan sebagai tersangka. Pada hari yang sama, tidak ada tersangka lain yang menjalani pemeriksaan.
“Hanya Sony,” kata dia.
Secara terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna menyebut penyidik juga memeriksa enam saksi untuk melengkapi berkas perkara dugaan korupsi MBG.
“Hanya SS saja yang diperiksa hari ini. Dan enam saksi hari ini diperiksa dalam kasus MBG,” ucap Anang.
Diketahui, penyidik Kejagung pada 3 Juni 2026 telah menetapkan tiga mantan pejabat BGN sebagai tersangka, yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana (DH), mantan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Dukungan Kelembagaan Lodewyk Pusung (LP) serta mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya (SS).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemudian pada 6 Juni 2026 ditetapkan tersangka keempat, yakni Asep Yusuf Somantri (AYS), selaku pihak swasta yang terlibat dalam mencari titik-titik dapur SPPG.
Selanjutnya, pada 12 Juni 2026 ditetapkan tersangka kelima atas nama Andri Mulyono selaku Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT) yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa di BGN berupa sepeda motor listrik.
Sederet Manfaat Program MBG, Jumlah Siswa Kelaparan Berkurang hingga Meningkatnya Kualitas Gizi Anak-anak
Qodari mengatakan program MBG berhasil meningkatkan kualitas konsumsi gizi anak-anak Indonesia. Salah satunya terlihat dari peningkatan konsumsi buah yang melonjak.
VIVA.co.id
18 Juni 2026

3 days ago
1














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)