VIVA – Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menjatuhkan sanksi tegas kepada sejumlah klub peserta Super League 2025/2026. Hukuman tersebut diberikan menyusul berbagai pelanggaran yang terjadi pada pekan ke-34 kompetisi.
Pelanggaran yang terjadi cukup beragam, mulai dari kehadiran suporter tim tamu, penggunaan flare, smoke bomb, petasan, hingga invasi lapangan oleh penonton setelah pertandingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tiga klub besar, yakni Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya, menjadi yang paling terdampak dengan hukuman denda terbesar. Ketiganya masing-masing dijatuhi sanksi sebesar Rp250 juta akibat ulah suporter yang menyalakan berbagai jenis pyrotechnic di stadion.
Persija Jakarta menerima hukuman tersebut setelah laga melawan Semen Padang pada 23 Mei 2026. Dalam pertandingan itu, aksi penyalaan flare, smoke bomb, petasan, dan kembang api terjadi pada menit ke-70 hingga menyebabkan laga terhenti sekitar 30 menit.
Tidak hanya itu, setelah pertandingan berakhir, aksi serupa kembali terjadi di berbagai tribune Stadion. Bahkan Persija juga mendapat sanksi tambahan sebesar Rp60 juta karena adanya suporter yang memasuki area lapangan usai laga selesai.
Persib Bandung juga tak luput dari sanksi. Klub asal Bandung itu didenda Rp250 juta setelah suporter menyalakan flare dalam jumlah besar usai pertandingan melawan Persijap Jepara pada 23 Mei 2026 di beberapa sektor tribun stadion.
Hal serupa juga menimpa Persebaya Surabaya. Dalam laga melawan Persik Kediri, terdengar bunyi petasan sepanjang pertandingan. Usai laga, flare kembali dinyalakan dalam jumlah besar oleh suporter di berbagai tribun, yang berujung pada denda Rp250 juta bagi klub berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Selain tiga klub tersebut, Madura United FC turut dijatuhi denda Rp60 juta setelah suporter mereka menyalakan dua smoke bomb dan flare usai pertandingan melawan PSM Makassar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persik Kediri juga terkena sanksi berupa denda Rp50 juta. Hukuman tersebut diberikan bukan karena suporter, melainkan akibat lima pemain mereka menerima kartu kuning dalam laga kontra Persebaya Surabaya.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta didenda Rp25 juta karena terdapat suporter tim tamu yang hadir saat laga menghadapi Arema FC, yang dinilai melanggar regulasi pertandingan.
Halaman Selanjutnya
Secara keseluruhan, Komdis PSSI menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban dan keamanan kompetisi, terutama terkait penggunaan pyrotechnic serta pelanggaran disiplin suporter yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan.

1 hour ago
1














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)