Perdana Ekspor Klinker ke Mauritania, SIG Ekspansi Bisnis ke Pasar Afrika

4 hours ago 1

Jumat, 10 April 2026 - 22:44 WIB

Jakarta, VIVA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperluas jangkauan pasar ekspor ke Benua Afrika. Melalui anak usahanya, PT Semen Indonesia International (SII), SIG melakukan ekspor perdana 45.000 metrik ton (MT) klinker ke Mauritania, Afrika Barat Laut.

Ekspor dilakukan  melalui Pelabuhan Khusus SIG Pabrik Tuban, Jawa Timur, pada bulan Maret 2026. Pengiriman 45.000 MT klinker tersebut merupakan tahap pertama dari total 90.000 MT yang akan diekspor ke Mauritania pada 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SIG juga terus memaksimalkan potensi pasar regional selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik. Ekspansi ke pasar Mauritania merupakan langkah strategis SIG untuk memperkuat penetrasi pasar global, khususnya di kawasan Benua Afrika yang tengah berkembang.

“Benua Afrika yang memiliki prospek pertumbuhan infrastruktur yang tinggi. Memenuhi standar internasional, SIG optimis dapat terus meningkatkan daya saing di pasar global,” kata Vita dikutip dari keterangannya, Jumat, 10 April 2026.

Dia menjelaskan, Mauritania dinilai sebagai pasar strategis dan potensial karena kebutuhan bahan bangunan yang tinggi untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur, namun memiliki keterbatasan kapasitas produksi klinker domestik.

Vita menambahkan, ekspansi SIG ke Mauritania mencerminkan komitmen SIG menjaga pertumbuhan yang berkontribusi terhadap kinerja penjualan Perusahaan. Pada 2025, SIG berhasil mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, atau meningkat 14,3% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,96 juta ton.

“SIG memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung pembangunan regional melalui ketersediaan pasokan bahan bangunan dan keandalan distribusi. Karena itu, ke depannya SIG akan terus memperluas jaringan ekspor ke berbagai kawasan potensial lainnya. Kami berharap, inisiatif ini sekaligus semakin memperkuat langkah SIG menjadi perusahaan bahan bangunan terbesar di regional,” ujarnya.

Ilustrasi game.

Pendapatan Industri Gaming di Asia Tenggara Diproyeksikan Naik Jadi US$7,1 Miliar pada 2028

Perusahaan spesialis pemasaran gim dan hiburan yang terintegrasi Ampverse, merilis laporan terkait potensi dan perkembangan industri gim di kawasan Asia Tenggara.

img_title

VIVA.co.id

10 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |