Pilu! Wili Mbuik Korban Penembakan KKB Ternyata Baru 2 Bulan Jadi CPNS

10 hours ago 1

Sabtu, 12 September 2026 - 00:00 WIB

VIVA Wili Mbuik menjadi salah satu korban tewas dalam penembakan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kepergian gadis berusia 24 tahun itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan rekan-rekannya.

Duka tersebut semakin terasa karena Wili diketahui baru sekitar dua bulan menyandang status sebagai CPNS di Papua Pegunungan. Setelah menyelesaikan kuliah selama kurang lebih empat tahun, Willi pergi ke Papua untuk menyusul kakaknya yang bekerja sebagai guru dalam program Indonesia Pintar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat berada di Papua, Wili kemudian mengikuti seleksi CPNS pada 2025. Ia dinyatakan lolos dan baru menerima surat keputusan (SK) pengangkatan pada Juli 2026 lalu.

"Jadi beliau ketika kuliah di sini kurang lebih empat tahun. Setelah menamatkan kuliah, almarhum mengikuti kakaknya ke Papua untuk membantu kakaknya, seorang guru program Indonesia Pintar. Sampai di sana dia mengikuti tes CPNS di sana sehingga dia dinyatakan lulus baru dapatkan SK bulan tujuh kemarin," kata Johanis, dikutip dari tayangan YouTube, Sabtu, 12 September 2026.

Johanis Baba, mengatakan Wili juga baru menerima gaji setelah resmi menyandang status sebagai CPNS.

"Dia baru menerima gaji selama dua bulan," ujarnya.

Johanis mengatakan, keluarga tidak pernah menyangka Wili Mbuik menjadi salah satu korban tewas dalam serangan yang diduga dilakukan kelompok KKB. Terlebih, selama bertugas di Papua, Wili tidak pernah menyampaikan kepada keluarga mengenai kekhawatiran ataupun risiko yang dihadapinya.

"Tidak pernah menyampaikan risiko. Kami hanya menonton di televisi atau di media itu memang ada daerah konflik tapi kami tidak pernah membayangkan bahwa nanti akan terjadi kepada keluarga kami," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Wili Mbuik merupakan satu dari tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang tewas ditembak diduga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Wili tewas di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Rabu, 9 September 2026.

Jenazah Wili diketahui sudah diberangkatan dari Kabupaten Jayawijaya menuju Kupang Nusa Tenggara Timur pada Kamis 10 September 2026. Jenazah sendiri sudah tiba di Bandara El Tari Kupang pagi ini dan langsung dibawa via kapal feri dari Pelabuhan Bolol menuju Rote.  Jenazah Wili dijadwalkan akan dimakamkan secara resmi oleh pihak keluarga di Rote Ndao pada Minggu 13 September 2026.

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya hingga tewas di Kampung Muliama

img_title

VIVA.co.id

11 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |