Prabowo Ungkap Dampak Perang di Timur Tengah Pengaruhi BBM: Kita Harus Hemat

4 hours ago 3

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:40 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dampak perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Ia menyebut salah satu dampak yang kemungkinan akan dirasakan di Indonesia adalah harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Jumat, 13 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemandangan di Selat Hormuz, Iran.

"Kita hadapi perkembangan yang terjadi secara global di kawasan Eropa dan Timur Tengah, dan ini tentunya memberi dampak kepada kita karena akan mempengaruhi harga BBM. Harga BBM juga bisa mempengaruhi harga makanan," kata Prabowo.

Prabowo mengakui sudah mengamankan permasalahan pangan di Indonesia. Ia juga sudah memiliki rencana terkait permasalahan BBM imbas dampak perang di Timur Tengah.

"Kita Alhamdulillah sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar. Masalah BBM kita sebenarnya sudah punya rencana-rencana, ini akan kita akselerasi," ujar dia.

Untuk saat ini, kata Prabowo, Indonesia harus melakukan penghematan konsumsi BBM. Ia melanjutkan hal itu sebagai langkah proaktif pemerintah Indonesia dalam menghadapi kemungkinan terburuk imbas perang di Timur Tengah.

"Tapi tentunya kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif, dalam arti kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, ya kita bersyukur kita aman, tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengatakan, pihaknya terus mencari sumber impor minyak alternatif, sebagai imbas dari dinamika distribusi energi global yang terjadi di Selat Hormuz imbas Perang Iran dengan AS-Israel.

Pertamina diakuinya juga telah menyiapkan langkah antisipasi berupa pencarian alternatif impor dari kawasan tersebut, guna menjaga ketahanan stok energi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menekankan bahwa sumber pasokan energi Indonesia tidak hanya berasal dari Timur Tengah, tetapi juga dari wilayah lain seperti Afrika dan AS.

“Untuk antisipasi kami juga melakukan diversifikasi sumber. Sumber-sumber kita tidak hanya dari Timur Tengah, ada juga dari Afrika, ada dari Amerika Serikat, dan berbagai tempat lainnya,” ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Kasih Bocoran Terbaru Soal Restrukturisasi Utang Whoosh, Begini Katanya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, pembahasan mengenai restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh telah rampung.

img_title

VIVA.co.id

13 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |