Jumat, 10 April 2026 - 14:30 WIB
VIVA –Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, ramai diperbincangkan di media sosial X menyusul dengan video yang dibagikannya pada Jumat pagi 10 April 2026. Unggahan tersebut terkait dengan tudingan tentara Israel yang terlihat menyiksa seorang anak Palestina dan melemparnya dari atas bangunan.
Dalam unggahan di platform X milik perusahaan media sosial Amerika Serikat, Lee menyatakan bahwa keaslian video tersebut perlu dipastikan, serta tindakan yang sebenarnya terjadi harus diselidiki secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa tuduhan tersebut sangat serius.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Saya perlu menyelidiki apakah hal ini benar, dan jika benar, langkah apa saja yang telah diambil. Isu perempuan penghibur (comfort women) yang kami angkat ini tidak berbeda dengan pembantaian terhadap orang Yahudi atau pembunuhan yang terjadi di masa perang,” demikian caption dalam unggahannya dikutip dari laman Anadolu Agency, Jumat 10 April 2026.
Isu ’comfort women’ merujuk pada masa pendudukan Jepang di Semenanjung Korea, ketika banyak perempuan Korea dipaksa menjadi korban kekerasan seksual oleh pasukan penjajah.
Video tersebut pertama kali diunggah di X oleh pengguna bernama Jvnior dengan keterangan: “REKAMAN LANGSUNG: Tentara IDF menyiksa seorang anak Palestina dan melemparkannya dari atap. Mereka menyebut diri mereka ‘tentara paling bermoral.’” demikian caption tersebut.
Dalam unggahan terpisah, Lee menyatakan bahwa insiden itu terjadi pada September 2024. Ia menambahkan bahwa The White House menggambarkan kejadian tersebut sebagai sesuatu yang mengganggu, sementara pihak Israel menyatakan telah melakukan penyelidikan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Dalam keadaan apa pun, hukum humaniter internasional harus ditegakkan, dan martabat manusia harus dijaga sebagai nilai utama yang tidak bisa ditawar.Video tersebut menggambarkan kejadian nyata yang terjadi pada September 2024. The White House menyebutnya sebagai peristiwa yang sangat mengganggu, bahkan pejabat AS seperti John Kirby menyebutnya sebagai tindakan yang menjijikkan dan tidak dapat diterima. Menanggapi hal itu, Israel dilaporkan telah melakukan penyelidikan dan mengambil langkah-langkah tertentu,” demikian unggahan lanjutan dari Lee.
Lee juga menyebut bahwa korban dalam insiden tersebut adalah jenazah, bukan orang yang masih hidup, dan menggambarkannya sebagai sedikit bentuk belas kasihan, jika itu bisa disebut demikian.
Halaman Selanjutnya
”Sedikit hal yang bisa dianggap sebagai kelegaan jika memang bisa disebut begitu adalah bahwa kejadian tersebut melibatkan jenazah, bukan orang yang masih hidup. Namun, jenazah pun tetap harus diperlakukan dengan layak. Tindakan seperti itu tetap merupakan pelanggaran hukum internasional,” lanjut keterangan presiden Korea Selatan dalam unggahannya.

2 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3931670/original/097090800_1644599926-mufid-majnun-aNEaWqVoT0g-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4992356/original/091449000_1730844704-fotor-ai-20241105224746.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4955336/original/009790900_1727503314-ff051b33-96a4-4a87-ac8a-8e92a7756eab.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519156/original/030487600_1772532421-unnamed__46_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526549/original/046089800_1773125255-Depositphotos_266017344_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515489/original/096227600_1772177267-cropped-ceea3710-a7ca-4d6b-a692-74decce071c9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523706/original/057514000_1772857365-Gemini_Generated_Image_nzw5xmnzw5xmnzw5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5530762/original/093092500_1773475909-Piprim_kelingking.jpeg)