Jakarta, VIVA – Nama Dwi Sasetyaningtyas tengah menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial terkait sejumlah kontroversi. Alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) itu ramai diperbincangkan, termasuk karena latar belakang keluarga dan pernyataan yang dinilai menyinggung Indonesia.
Polemik tersebut kemudian menyeret nama sang suami, Arya Iwantoro, yang juga diketahui sebagai penerima beasiswa LPDP. Scroll lebih lanjut yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Isu ini kian memanas setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan resmi. Dalam konferensi pers APBN KiTA, ia menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh Dwi Sasetyaningtyas.
Ia juga memastikan bahwa pihak LPDP telah berkomunikasi dengan Arya Iwantoro terkait kewajiban pengembalian dana beasiswa.
"Jadi, bos LPDP sudah bicara dengan suami terkait dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai LPDP, termasuk bunganya," ucap Purbaya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa dana beasiswa yang bersumber dari pajak masyarakat harus dipertanggungjawabkan secara etis dan administratif.
Pemerintah pun mengingatkan seluruh penerima LPDP agar menjaga sikap dan komitmen, mengingat pembiayaan pendidikan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Latar Belakang Pendidikan Arya Iwantoro
Di tengah polemik yang berkembang, profil Arya Iwantoro turut menjadi perhatian. Ia merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dari Program Studi Teknik Kelautan pada 2013.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Arya melanjutkan studi magister di Utrecht University melalui beasiswa LPDP dan meraih gelar Master of Science pada 2016.
Tidak berhenti di jenjang tersebut, Arya kembali menempuh studi doktoral di universitas yang sama. Pada 2022, ia berhasil memperoleh gelar Doctor of Philosophy (PhD) di bidang Geografi Fisik (Physical Geography).
Keahliannya berfokus pada kajian dinamika pesisir dan pemodelan lingkungan laut.
Karier Akademik dan Kiprah Internasional
Usai menyelesaikan studi doktoralnya, Arya menjalani karier sebagai peneliti postdoctoral di University of Exeter selama dua tahun.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pengalaman tersebut memperkuat reputasinya dalam bidang riset kelautan dan pemodelan hidro-morfodinamika di kawasan pesisir.
Ia juga dikenal sebagai salah satu pendiri Lingkari Institute, organisasi nirlaba yang bergerak dalam bidang konservasi dan edukasi lingkungan.
Halaman Selanjutnya
Sejak 2025, Arya tercatat sebagai Senior Research Consultant di University of Plymouth, Inggris.

2 weeks ago
10











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
