Puasa Sebentar Lagi, Ini Doa Menyambut Ramadhan yang Dianjurkan Ulama

3 weeks ago 5

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:22 WIB

Jakarta, VIVA – Umat Muslim di Indonesia bersiap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah 1447 H, awal puasa tahun 2026 diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari. 

Sejumlah organisasi Islam telah menyampaikan perkiraan tanggal dimulainya ibadah puasa. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan 18 Februari 2026. 
Sementara itu, Nahdlatul Ulama masih menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan pemerintah melalui Kementerian Agama. Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026, awal Ramadhan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Perbedaan metode penetapan tersebut menjadi dinamika yang lazim terjadi setiap tahun. Namun demikian, esensi menyambut Ramadhan tetap sama, yakni mempersiapkan diri secara lahir dan batin agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal.

Salah satu amalan yang dianjurkan para ulama menjelang datangnya bulan suci Ramadan adalah membaca doa ketika melihat hilal atau memasuki bulan baru, termasuk saat Ramadhan. Pendakwah kondang, Ustaz Adi Hidayat, mencontohkan doa yang diriwayatkan dalam hadis.

"Qala Alannabi shallahu alaihi wasallam, Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal iman wassalamati wal islam rabbi wa rabbukallah," ucap Ustaz Adi Hidayat, dikutip Selasa 17 Februari 2026.

Doa tersebut bersifat anjuran dan diriwayatkan dalam hadis At-Tirmidzi nomor 3254:

"Allahumma ahillahu ‘alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah"

 Artinya: "Ya Allah jadikanlah hilal (bulan) ini bagi kami dengan membawa keberkahan, keimanan, keselamatan, dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah."

Ustaz yang akrab disapa UAH itu menegaskan pentingnya menghafal doa tersebut sebagai bentuk persiapan spiritual. 

"Tolong hafalkan doa ini, ini doa yang diajarkan Nabi menjelang Ramadhan supaya mendapatkan kesehatan, kekuatan, keselamatan untuk beribadah saat Ramadhan," kata Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum istimewa karena setiap detik di dalamnya memiliki nilai ibadah. Selain menjalankan puasa wajib, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amalan sunnah seperti sedekah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa.

"Kenapa Ramadhan Istimewa karena ada peluang untuk menjauhkan dari setan," sambung Ustaz Adi Hidayat.

Halaman Selanjutnya

"Ramadhan Istimewa karena semua waktu siang dan malam mempercepat terkabulnya doa," tegasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |