Purbaya Pastikan Rencana Impor 105.000 Mobil Pick up Tak Bebani Fiskal RI

2 weeks ago 4

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:29 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, rencana impor 105.000 mobil pick up oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih), tidak akan membebani kondisi fiskal negara.

Karena menurutnya, Kopdes Merah Putih memperoleh pembiayaan melalui pinjaman dari Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nantinya, Kemenkeu akan mencicil kewajiban pinjaman tersebut sekitar Rp 40 triliun per tahun selama enam tahun ke depan.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :

  • [tangkapan layar]

"Jadi untuk saya sih risikonya clear, enggak ada tambahan risiko fiskal. Karena setiap tahun pun itu sebagian uangnya dipindahkan dari uang dana desa," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA edisi Februari 2026 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.

"Jadi setiap tahun pun memang kita belanja segitu. Cuma sekarang cara belanjanya berubah. Jadi seperti itu pembiayaannya," ujarnya.

Dia menambahkan, pembayaran cicilan dilakukan dengan mengalihkan sebagian alokasi dana desa, yang memang setiap tahun sudah dianggarkan dalam belanja negara. Sehingga, menurutnya yang berubah hanyalah mekanisme penyaluran anggaran, bukan penambahan beban baru.

Diketahui, sebelumnya Agrinas berencana mengimpor sekitar 105.000 kendaraan niaga dari India dengan nilai total mencapai Rp 24,66 triliun. Armada tersebut akan digunakan untuk memperkuat sistem logistik Kopdes Merah Putih di berbagai daerah.

Pengadaan kendaraan niaga tersebut untuk mendukung transportasi logistik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kabar mengenai langkah impor oleh Agrinas diumumkan oleh perusahaan otomotif India, Mahindra and Mahindra Ltd. (M&M), dalam laman perusahaan mereka pada 4 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 20 Februari 2026, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota kepada media di tanah air, mengonfirmasi mengimpor 105.000 mobil dari perusahaan India.

Sebanyak 105 ribu mobil pikap yang akan diimpor, terdiri atas 35.000 unit mobil pikap ukuran 4x4 dari M&M, kemudian 35.000 unit pikap 4x4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors.

Suzuki Ignis

Mudik Nyaman Dana Terbatas, Ini 3 Mobil Bekas Non-LCGC Rp100 Jutaan Tahun Muda

Pilihan pertama adalah Wuling Confero keluaran tahun 2022 hingga 2023 yang menawarkan kabin sangat lapang untuk delapan penumpang. Mobil MPV ini memiliki sistem penggerak

img_title

VIVA.co.id

24 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |