Kamis, 19 Maret 2026 - 12:30 WIB
Doha, VIVA – Kementerian Luar Negeri Qatar menggambarkan serangan Israel terhadap ladang gas utama mereka bersama Iran sebagai "langkah berbahaya dan tidak bertanggung jawab."
"Penargetan Israel terhadap fasilitas-fasilitas yang terkait dengan ladang South Pars Iran, perpanjangan dari Ladang Utara Qatar, adalah sebuah langkah yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab di tengah eskalasi militer di kawasan saat ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, di platform X.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi merupakan "ancaman terhadap keamanan energi global, dan rakyat di kawasan tersebut dan lingkungannya".
Kemenlu Qatar mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk menghindari serangan terhadap infrastruktur vital, menahan diri, mematuhi hukum internasional, dan mengambil langkah-langkah untuk meredakan krisis di kawasan.
Sebelumnya pada hari itu, kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Israel dan Amerika Serikat menyerang fasilitas energi di ladang gas South Pars, yang terbesar di Iran. Mereka juga menyerang zona industri Asaluyeh, yang menjadi lokasi pemrosesan gas.
Kebakaran dilaporkan terjadi di Asaluyeh setelah tangki penyimpanan dan fasilitas pengolahan terkena serangan. (Ant)
Iran Sindir Trump: Perang Ditentukan di Medan Tempur, Bukan di Twitter!
Juru bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Ibrahim Zolfaghari, menyindir Donald Trump dalam sebuah video yang dirilis oleh Al Jazeerah pada Selasa lalu 17 Maret 2026.
VIVA.co.id
19 Maret 2026

5 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
