Ramadhan 2026 Bisa Jadi Ladang Cuan, Ini 7 Tips Bisnis yang Patut Dicoba!

2 weeks ago 4

Senin, 23 Februari 2026 - 14:00 WIB

Jakarta, VIVA Ramadhan bukan hanya momen ibadah, tetapi juga periode emas bagi pelaku usaha. Permintaan berbagai produk dan layanan meningkat signifikan, mulai dari makanan dan minuman, busana muslim, hingga hampers dan kebutuhan Lebaran. 

Pola konsumsi masyarakat berubah, dan inilah peluang yang bisa Anda manfaatkan untuk memulai bisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, transaksi selama bulan puasa dan menjelang Idulfitri biasanya meningkat. Belanja online, pencarian produk makanan, serta kebutuhan fesyen meningkat tajam di periode-periode tersebut.

Berikut tips mulai bisnis di momen Ramadhan yang bisa Anda terapkan.

1. Pilih Produk dengan Permintaan Tinggi

Langkah pertama adalah memilih produk yang relevan dengan kebutuhan Ramadhan. Beberapa kategori yang selalu diminati antara lain:

- Takjil dan makanan berbuka puasa
- Catering sahur dan iftar
- Kue kering dan hampers Lebaran
- Busana muslim dan perlengkapan ibadah
- Parcel dan hampers premium

Lakukan riset sederhana di media sosial dan marketplace untuk melihat tren produk yang sedang diminati.

2. Mulai dari Skala Kecil

Anda tidak perlu langsung memulai dengan modal besar. Uji pasar terlebih dahulu dalam skala kecil. Misalnya, jika ingin berjualan takjil, produksi dalam jumlah terbatas untuk melihat respons konsumen. Cara ini membantu Anda mengurangi risiko kerugian.

3. Manfaatkan Media Sosial Secara Maksimal

Ramadhan adalah momen ketika orang lebih aktif di media sosial, terutama menjelang berbuka puasa. Gunakan platform seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp untuk promosi. Buat konten menarik, seperti video proses pembuatan produk, testimoni pelanggan, atau promo bundling khusus Ramadhan.

Gunakan juga strategi pemasaran berbasis urgensi, seperti promo terbatas atau diskon khusus menjelang Lebaran untuk meningkatkan penjualan.

4. Tawarkan Paket Bundling dan Pre Order

Paket bundling sering kali lebih menarik dibandingkan produk satuan. Contohnya, paket takjil untuk keluarga atau paket hampers dengan beberapa varian produk. Sistem pre order juga membantu Anda mengelola stok dan menghindari pemborosan bahan baku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Jaga Kualitas dan Konsistensi

Kualitas produk sangat menentukan apakah pelanggan akan kembali membeli atau tidak. Pastikan rasa, kemasan, dan pelayanan tetap konsisten. Untuk bisnis makanan, kebersihan dan ketepatan waktu pengiriman menjadi faktor penting.

Halaman Selanjutnya

6. Atur Keuangan dengan Rapi

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |