Riset Ungkap Kelas Menengah RI Tak Merasa Cukup Punya Satu Pekerjaan, Ini Penjelasannya

1 week ago 7

Rabu, 15 April 2026 - 23:28 WIB

Jakarta, VIVA – Katadata Insight Center merilis laporan Katadata Indonesia Middle Class Insight (KIMCI) dalam gelaran IDE Katadata Future Forum 2026. Laporan tersebut membedah kondisi kelas menengah di Indonesia.

Dalam laporan  KIMCI, Vice President Finance & Business Development Katadata Ivan Triyogo Priambodo mengungkap temuan bahwa banyak kelas menengah yang tidak merasa cukup dengan memiliki satu pekerjaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bagi kelas menengah satu sumber pendapatan tidak lagi cukup untuk memberikan kepastian karena itu pekerjaan sampingan bukan sekedar tambahan melainkan sebuah lapisan pengaman,” ujar Ivan, dikutip dari keterangannya, Rabu, 15 Agustus 2026.

Menurutnya, hal ini sebagai sebuah pertanda jika kelas menengah sedang membangun strategi hidup yang lebih adaptif dan lebih tahan terhadap ketidakpastian. “Pada saat yang sama pola konsumsi semakin bijak, keputusan belanja tidak semata-mata ditentukan harga yang paling murah. Yang semakin penting bagi mereka adalah nilai,” katanya.

Sementara itu, Research Analyst Katadata Insight Center Kholis Dana P yang juga menyampaikan hasil temuan riset. Menurutnya, kebijakan publik memiliki peran penting mulai dari menjaga daya beli, mengendalikan biaya hidup, memperluas akses terhadap pekerjaan, hingga perlindungan sosial yang adaptif.

"Kelas menengah bukan hanya tentang perlindungan, tetapi tentang memastikan mereka tetap tumbuh dan berkontribusi secara berkelanjutan," kata Kholis.

Dalam riset KIMCI dibahas sejumlah solusi bagaimana kelas menengah tetap bisa bangkit atau setidaknya bertahan di tengah berbagai impitan ekonomi. Termasuk, mulai memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung produktivitas, mencari informasi, mempelajari keterampilan baru, hingga menyelesaikan pekerjaan profesional. KIMCI 2026 memotret kondisi terkini kelas menengah secara mendalam mulai dari perilaku konsumsi hingga sentimen ekonomi secara komprehensif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara iut, pada saat memberikan sambutan di acara IDE Katadata Future Forum 2026, Co-founder & CEO Katadata Indonesia Metta Dharmasaputra berharap riset KIMCI bisa menjadi acuan bagi berbagai pemangku kepentingan dalam memahami kondisi kelompok kelas menengah di Indonesia.

"Mudah-mudahan KIMCI di tahun keduanya bisa menjadi acuan untuk memahami peta lanskap middle class di Indonesia," ujar Metta saat membuka acara IDE Katadata Future Forum 2026 bertema "Adapting to What Comes Next" di Djakarta Theatre, Jakarta.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |