Jakarta, VIVA – Nama Roy Suryo kembali menjadi sorotan publik setelah dikabarkan ditangkap oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat, 19 Juni 2026. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu diketahui menjadi salah satu pihak yang terseret dalam kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Di balik berbagai kontroversi yang kerap mengiringi namanya, Roy Suryo dikenal sebagai sosok yang memiliki latar belakang kuat di bidang teknologi informasi dan multimedia. Ia juga berasal dari keluarga akademisi dan bangsawan yang cukup dikenal di Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lahir dari Keluarga Akademisi dan Bangsawan
Pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung (KRMT) Roy Suryo Notodiprojo lahir di Yogyakarta pada 18 Juli 1968. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia pendidikan sekaligus memiliki hubungan dengan Kadipaten Pakualaman.
Ayahnya, Prof. DR. Dr. KPH Soejono Prawirohadikusumo, Sp.S., Sp.KJ., merupakan Guru Besar Emeritus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM). Sosok yang dikenal sebagai dokter spesialis saraf dan kejiwaan itu juga menyandang gelar bangsawan Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) dari lingkungan Pakualaman.
Sementara itu, ibunya, Raden Ayu Soeratmiyati Notonegoro, berasal dari keluarga bangsawan keraton Yogyakarta.
Roy Suryo juga berasal dari keluarga yang memiliki rekam jejak profesional di berbagai bidang. Salah satu saudaranya, RM Sonny S Indro Tanoyo, mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter spesialis saraf. Saudaranya yang lain, RM Donny Surya Megananda, berkiprah di bidang kebudayaan dan pernah memimpin Museum Wayang. Sedangkan RA Yayi Suryo Prabandari dikenal sebagai akademisi di bidang psikologi dan kesehatan masyarakat.
Menempuh Pendidikan di UGM
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Roy Suryo menempuh pendidikan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Latar pendidikan tersebut menjadi fondasi kariernya di bidang multimedia, teknologi informasi, dan komunikasi digital.
Sebelum dikenal luas oleh masyarakat, ia aktif sebagai tenaga pengajar. Roy pernah menjadi dosen di Jurusan Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta pada periode 1994 hingga 2004. Ia juga sempat menjadi dosen tamu pada Program Diploma Komunikasi UGM.
Halaman Selanjutnya
Selain mengajar, Roy aktif memberikan pelatihan multimedia, teknologi informasi, fotografi digital, hingga sistem komunikasi berbasis internet.

2 days ago
4














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)