Rumah Advokat di Ciracas Diduga Jadi Sasaran Lemparan Bom Molotov, Polisi Buru Dua Pelaku Bermotor

7 hours ago 2

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:50 WIB

Jakarta, VIVA – Sebuah rumah milik seorang advokat berinisial S di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK). Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari, 1 Juli 2026, dan kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Insiden itu diduga merupakan percobaan pembakaran sekaligus perusakan terhadap rumah korban. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti guna mengungkap pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian berlangsung sekitar pukul 02.30 WIB.

"Benar sekiranya jam 02.30 WIB telah terjadi percobaan pembakaraan dan pengerusakaan," kata Made Budi kepada wartawan, Sabtu, 4 Juli 2026.

Polisi Duga Pelaku Berjumlah Dua Orang

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, polisi menduga aksi tersebut dilakukan oleh dua orang yang datang menggunakan sepeda motor.

Made Budi menjelaskan, kedua pelaku diduga membawa sebuah botol yang diindikasikan sebagai bom molotov sebelum melancarkan aksinya.

"Tindakan dilakukan oleh 2 (dua) orang diduga pelaku menggunakan sepeda motor dengan membawa sebuah botol dengan indikasi (bom molotov)," ujar Made Budi.

Keterangan saksi juga mengungkapkan bahwa kedua pelaku mendatangi rumah korban, kemudian melemparkan botol tersebut ke arah pagar rumah sebelum melarikan diri dari lokasi.

"Kemudian para saksi melihat bahwa diduga pelaku melemparkan botol dengan indikasi (bom molotov) ke arah pagar rumah korban," jelasnya.

Usai melakukan aksinya, kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian menggunakan kendaraan yang mereka bawa.

"Kemudian diduga pelaku pergi meninggalkan tempat kejadian tersebut," ungkap Made Budi.

Polisi Lakukan Olah TKP

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menerima laporan, jajaran Polres Metro Jakarta Timur segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah TKP. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan guna mengumpulkan bukti-bukti yang dapat mengarah pada identitas pelaku.

Selain memeriksa lokasi kejadian, polisi juga melakukan pendataan terhadap keterangan para saksi yang berada di sekitar rumah korban saat insiden terjadi.

Halaman Selanjutnya

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik dugaan aksi pelemparan bom molotov tersebut. Polisi juga belum menyampaikan apakah terdapat kerusakan signifikan akibat insiden tersebut maupun kemungkinan adanya hubungan antara korban dengan pelaku.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |