Minggu, 28 Juni 2026 - 06:00 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez melaporkan, sebanyak 300 gempa susulan tercatat masih terjadi di negaranya, usai dua gempa bumi dahsyat melanda negara tersebut pada Rabu, 24 Juni 2026.
"Sejak pukul 18:03 pada 24 Juni hingga sekarang, kami telah mencatat total 302 peristiwa seismik," kata Jorge, dikutip dari Antara, Minggu, 28 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Selain dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5, terdapat 300 peristiwa seismik tambahan yang dihitung sebagai gempa susulan," ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa gempa susulan terjadi di sepanjang tiga garis patahan geologis utama, yang membentang di wilayah Venezuela, katanya. Rodriguez pun meminta warga untuk tetap tenang, mengikuti instruksi resmi, dan hanya mempercayai informasi resmi.
"Penyebaran laporan palsu, termasuk tentang dugaan ancaman tsunami, telah mempersulit upaya penyelamatan," ujarnya.
Diketahui, dua gempa kuat mengguncang Venezuela pada Rabu, dengan magnitudo masing-masing 7,2 dan 7,5, menurut Survei Geologi AS.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut data resmi terbaru, jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 920 orang, dengan 3.360 orang lainnya luka-luka. Hampir 400 bangunan tempat tinggal hancur, infrastruktur dan rumah sakit rusak, dan bandara utama negara itu ditutup.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa atas dampak tragis gempa bumi dahsyat tersebut. Moskow mengatakan siap memberikan bantuan kepada Caracas. (Ant).
Gempa Beruntun Guncang Sejumlah Negara Termasuk Indonesia, Amalkan Doa ini Agar Mendapat Perlindungan dari Bencana
Sejumlah negara di dunia mengalami rentetan gempa bumi sejak Rabu, (24/6/2026). Mulai dari Venezuela, Jepang, Amerika, Filipina, Papua Nugini, bahkan Indonesia
VIVA.co.id
27 Juni 2026

2 weeks ago
11











