VIVA – Kekalahan mengejutkan Ilia Topuria dari Justin Gaethje di UFC Freedom 250 masih menjadi perbincangan hangat. Banyak pihak tak menyangka petarung yang sebelumnya tak terkalahkan itu harus kehilangan sabuk juara kelas ringan UFC setelah pertarungan sengit yang berlangsung di Gedung Putih, Washington DC.
Dalam laga tersebut, Topuria (17-1 MMA, 9-1 UFC) harus menerima kekalahan pertama dalam karier profesionalnya setelah dokter menghentikan pertarungan usai ronde keempat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keputusan itu membuat Gaethje (28-5 MMA, 11-5 UFC) dinyatakan menang TKO sekaligus merebut gelar juara kelas ringan.
Justin Gaethje (kanan) berhasil mengalahkan Ilia Topuria (kiri) di UFC White House.
Meski kalah, Topuria sempat memberikan ancaman serius. Pada ronde kedua, ia berhasil menjatuhkan Gaethje dan nyaris mengakhiri pertandingan lebih cepat. Namun, pengalaman dan ketenangan Gaethje menjadi pembeda.
Sejak ronde pertama, petarung berjuluk "The Highlight" itu tampil agresif dan efektif. Serangan-serangannya menyebabkan kerusakan pada kedua mata Topuria serta membuat wajah sang juara bertahan mengalami luka cukup parah.
Juara kelas bulu UFC, Alexander Volkanovski, yang pernah dikalahkan Topuria di UFC 298, turut memberikan pandangannya terkait hasil mengejutkan tersebut. Menurutnya, kekalahan Topuria lebih disebabkan oleh pendekatan bertarung yang kurang tepat.
Volkanovski bahkan masih yakin Topuria memiliki peluang besar jika pertandingan ulang benar-benar terjadi.
"Saya pikir jika Ilia bertarung dengan benar, dia akan belajar banyak dari itu," kata Volkanovski dalam acara The Ariel Helwani Show.
"Saya pikir Ilia akan memenangkan pertandingan ulang, dan itu sama sekali bukan kritik terhadap Justin. Jelas Ilia difavoritkan karena suatu alasan. Jika dia tidak terlalu terburu-buru, bertarung dengan jarak yang lebih baik, dan kemudian melakukan apa yang biasanya dia lakukan, memasang jebakan yang bagus, dia akhirnya akan menemukannya. Terlalu agresif adalah hal yang membuatnya kalah, menurut saya."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Volkanovski juga memberikan apresiasi tinggi kepada Gaethje yang sukses mematahkan semua prediksi. Sebelum pertarungan, sebagian besar pengamat menjagokan Topuria untuk mempertahankan gelarnya dan melanjutkan dominasi di divisi kelas ringan.
Namun, Gaethje justru mampu tampil sempurna di salah satu panggung terbesar UFC tahun ini.
Halaman Selanjutnya
"Itulah yang membuat kisah Justin Gaethje begitu bagus. Lihatlah kariernya, dan sepertinya dia tidak akan pernah benar-benar merasakan sabuk juara tak terbantahkan, lalu dia melawan White House, yang merupakan underdog besar, dan kemudian bertarung dengan sempurna dan meraih kemenangan."

3 hours ago
2














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)