loading...
Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PDIP Selly Andriany Gantina menyoroti upaya pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) di tengah tekanan inflasi. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Selly Andriany Gantina menyoroti upaya pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) di tengah tekanan inflasi. Hal itu karena dinamika carut-marut data penerima bansos di masyarakat masih terjadi berkaca dari pengalaman teknis penyaluran bansos di era Kementerian Sosial (Kemensos) sebelumnya.
Selly melihat penyaluran bansos dan verifikasi data penerima manfaat bisa dilakukan secara bersamaan. “Desakan inflasi saat ini, maka penyaluran bansos dengan proses verifikasi data penerima oleh Kemensos jangan dipisahkan. Pusdatin dan pendamping harus mempunyai otoritas memverifikasi dan memvalidasi sebelum diterbitkannya penerima manfaat kepada Bank Himbara,” kata Selly Gantina dalam keterangannya, dikutip Jumat (27/3/2026).
Baca juga: Pilot Project Digitalisasi Bansos Diperluas, 78 Persen Daerah di Luar Pulau Jawa
Sebelumnya Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf berencana menyalurkan bansos demi menjaga daya beli. Skema transfer langsung pun bakal di lakukan kepada para penerima bansos.
Wacana demikian diakui Selly masih memiliki persoalan yakni, kenaikan Desil berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dinilai belum tepat serta dan tak memiliki otoritas menentukan.
“Pemberian bansos di tengah inflasi adalah menjaga daya beli masyarakat. Karena itu, verifikasinya harus matang dan tak berbelit, jangan sampai ujung-ujungnya itu lagi-itu lagi yang mendapat manfaat, bahkan di hal lain menjadi dana mengendap di bank,” jelas Selly.
Baca juga: Paket Stimulus Ekonomi I-2026: Bansos Rp17,5 Triliun Bakal Cair Sebelum Lebaran
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)