Sudah Tak Usah Ribut Lagi soal Gol Kroasia, Begini Pengakuan Jujur Igor Matanovic

4 hours ago 1

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:06 WIB

VIVA – Drama kontroversial mewarnai duel sengit Portugal kontra Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol penyeimbang Kroasia di masa injury time dianulir VAR, dan kini penyerang Igor Matanovic akhirnya buka suara soal insiden yang memicu perdebatan tersebut.

Kroasia sebenarnya sempat berpesta ketika Josko Gvardiol menjebol gawang Portugal pada menit ke-103. Namun, selebrasi itu hanya berlangsung sesaat setelah VAR membatalkan gol akibat posisi offside.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan tersebut diambil setelah teknologi Connected Ball Technology mendeteksi adanya sentuhan tipis dari Igor Matanovic dalam proses terjadinya gol. Sentuhan yang nyaris tak terlihat itu membuat Gvardiol dinyatakan berada dalam posisi offside.

Usai pertandingan, Matanovic mengakui bahwa dirinya memang sempat merasakan sedikit kontak dengan bola, meski awalnya ia sendiri tidak yakin.

"Sejujurnya saya merasa ada sedikit sentuhan, mungkin mengenai rambut saya. Saya sempat bertanya kepada wasit karena saya tidak yakin seratus persen apakah benar menyentuh bola," ujar Matanovic.

Wasit kemudian menjelaskan bahwa bola yang digunakan telah dilengkapi chip khusus yang mampu mendeteksi setiap sentuhan sekecil apa pun. Data itulah yang menjadi dasar VAR membatalkan gol Kroasia.

Matanovic mengaku sangat kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Menurutnya, Kroasia layak mendapatkan hasil yang lebih baik setelah tampil dominan sepanjang babak kedua.

"Kami bermain sangat baik setelah jeda dan pantas mendapatkan hasil lebih. Saya belum melihat kembali momen penalti itu, tetapi hari ini kami benar-benar sangat tidak beruntung," lanjutnya.

FIFA kemudian memberikan penjelasan resmi terkait kontroversi tersebut. Menurut badan sepak bola dunia itu, teknologi yang tertanam di dalam bola Adidas Trionda mampu mendeteksi sentuhan mikro menggunakan sensor IMU, sehingga keputusan offside dapat dipastikan secara objektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIFA menegaskan data dari chip di dalam bola menunjukkan adanya sentuhan Matanovic sebelum bola diteruskan kepada Josko Gvardiol. Karena itu, keputusan wasit untuk menganulir gol dinilai sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Akibat keputusan tersebut, Kroasia harus menerima kekalahan 1-2 dari Portugal dan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Portugal pun berhak melaju ke babak 16 besar, di mana mereka sudah ditunggu juara Eropa, Spanyol.

Halaman Selanjutnya

Meski menuai kritik dari kubu Kroasia, pelatih Portugal Roberto Martinez justru memuji penggunaan teknologi tersebut. Menurutnya, keputusan yang diambil sepenuhnya berdasarkan data sehingga tidak lagi bergantung pada interpretasi subjektif wasit.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |