VIVA – Portugal gagal mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Grup K.
Hasil tersebut memicu banyak sorotan terhadap performa Selecao das Quinas, terutama kepada sang kapten, Cristiano Ronaldo. Penyerang veteran itu dinilai gagal memberikan dampak signifikan bagi permainan Portugal dan justru mencatat sejumlah statistik yang tidak biasa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Portugal sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol Joao Neves pada menit keenam. Namun, RD Kongo berhasil menyamakan kedudukan lewat Yoann Hútissa menjelang turun minum sehingga pertandingan berakhir imbang.
Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes usai gagal mencetak gol ke gawang Kongo
Photo :
- RONALDO SCHEMIDT / AFP
Dalam laga tersebut, Cristiano Ronaldo tampil penuh selama 90 menit. Namun, kontribusinya di lini depan jauh dari harapan. Berbagai media internasional pun menyoroti performanya secara tajam.
Data yang dirilis ESPN menunjukkan statistik yang cukup mengejutkan. Ronaldo tercatat tidak melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Selain itu, laga tersebut menjadi penampilan ke-23 Ronaldo di Piala Dunia, dengan hanya mencatatkan 25 sentuhan bola, jumlah sentuhan terendah kedua sepanjang kariernya di ajang tersebut.
ESPN juga menyoroti catatan buruk bintang Al-Nassr itu bersama tim nasional Portugal di turnamen besar.
"Ronaldo saat ini sedang mengalami 10 pertandingan tanpa gol untuk tim nasional Portugal di turnamen besar, termasuk Piala Dunia dan Euro."
Selama rentetan tersebut, Ronaldo telah melepaskan 33 tembakan, namun hanya 11 yang mengarah ke gawang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mandulnya Ronaldo di Piala Dunia juga semakin panjang. Gol terakhirnya di ajang empat tahunan itu tercipta saat menghadapi Ghana pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Sejak saat itu, ia gagal mencetak gol dalam lima pertandingan Piala Dunia secara beruntun, menyamai rekor pribadinya sebagai rentetan tanpa gol terpanjang di turnamen tersebut.
Periode tersebut juga mencakup laga terakhir fase grup Piala Dunia 2022 melawan Korea Selatan. Saat itu Portugal kalah 1-2 dan Ronaldo ditarik keluar pada menit ke-65 tanpa memberikan kontribusi ofensif. Sebaliknya, momen ketika bola memantul dari tubuhnya sebelum berujung gol penyama kedudukan Korea Selatan yang dicetak Kim Young-gwon justru lebih banyak dibahas.
Halaman Selanjutnya
Kritik terhadap Ronaldo semakin keras datang dari sejumlah media internasional.

6 hours ago
1














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)