Jakarta, VIVA – Timnas Indonesia dinilai tidak perlu bergantung sepenuhnya pada pemain yang berkarier di Eropa untuk menghadapi Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026. Menurut pengamat sepak bola, Marco Tampubolon, skuad Garuda saat ini sudah memiliki kedalaman pemain yang mumpuni, termasuk banyak pemain diaspora yang merumput di kompetisi domestik.
Pernyataan itu disampaikan Marco dalam forum Water Break PSSI Pers bertajuk ASEAN Hyundai Cup 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia yang digelar di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Marco menilai publik tidak perlu terlalu khawatir apabila sejumlah pemain yang bermain di Eropa nantinya tidak mendapat izin dari klub masing-masing. Pasalnya, Piala AFF 2026 digelar di luar kalender resmi FIFA sehingga pelepasan pemain sepenuhnya menjadi hak klub.
"Kalau berbicara soal pemain yang masih bermain di Eropa, memang situasinya cukup berbeda karena Piala AFF berlangsung bersamaan dengan pramusim klub," ujar Marco.
Menurut dia, peluang pemain Eropa bergabung dengan Timnas Indonesia sangat bergantung pada kebijakan klub masing-masing.
"Apakah mereka akan mendapat izin atau tidak, semuanya bergantung kepada klub masing-masing," katanya.
Meski demikian, Marco melihat Indonesia saat ini memiliki keuntungan yang tidak dimiliki beberapa tahun lalu. Banyak pemain diaspora kini bermain di Super League sehingga tetap bisa memperkuat skuad Garuda tanpa harus menunggu izin dari klub-klub Eropa.
"Namun, Indonesia tidak kekurangan pemain diaspora karena banyak di antara mereka yang kini bermain di Liga Indonesia, seperti Marc Klok, Jordi Amat, Thom Haye, Shayne Pattynama, dan lainnya. Jadi, pada akhirnya siapa pun yang dipanggil adalah pemain-pemain terbaik yang tersedia," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Senada dengan Marco, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, sebelumnya juga menegaskan bahwa fokus utama PSSI saat ini adalah memaksimalkan pemain yang tersedia, terutama mereka yang berkompetisi di Super League.
Ia mengungkapkan, dari sekitar 50 nama yang semula masuk daftar pemantauan, kini tersisa 46 pemain. Pada tahap pertama pemusatan latihan di Bali, sekitar 26 pemain akan dipanggil sebelum kembali diseleksi hingga tersisa sekitar 25 atau 26 pemain untuk didaftarkan ke Piala AFF 2026.
Halaman Selanjutnya
"Prioritas kami saat ini adalah memanggil pemain-pemain yang tampil di Super League," kata Sumardji.

2 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259900/original/052275700_1781518574-WhatsApp_Image_2026-06-15_at_17.01.22.jpeg)