Jakarta, VIVA – Mobil listrik sering dipuji karena akselerasinya yang instan dan senyap. Namun di balik keunggulan tersebut, sebagian penumpang mengaku lebih mudah mengalami mabuk perjalanan dibanding saat menggunakan mobil bermesin konvensional.
Fenomena ini menjadi perhatian banyak produsen kendaraan listrik, termasuk MG Motor Indonesia. Pabrikan asal Inggris yang kini berada di bawah naungan SAIC Motor itu mengklaim telah menghadirkan solusi untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang kerap dirasakan penumpang saat berada di dalam mobil listrik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Solusi tersebut disematkan pada MGS5 EV melalui teknologi yang disebut Motion Comfort System. Sistem ini dirancang untuk menghasilkan karakter berkendara yang lebih halus dan natural, terutama saat mobil melakukan akselerasi maupun deselerasi.
MG menjelaskan bahwa Motion Comfort System bekerja dengan mengintegrasikan berbagai komponen kendaraan. Mulai dari pengaturan suspensi, sasis, sistem pengereman, hingga distribusi tenaga agar menghasilkan perpindahan gerak yang lebih nyaman bagi seluruh penumpang.
Teknologi ini menjadi salah satu senjata utama MGS5 EV yang saat ini sedang mendapat perhatian pasar. Berdasarkan data GAIKINDO, model tersebut berhasil masuk ke jajaran empat besar mobil listrik terlaris di Indonesia pada Mei 2026.
Chief Executive Officer MG Motor Indonesia, Jason Huang, mengatakan bahwa pengalaman berkendara menjadi salah satu faktor penting yang dipertimbangkan konsumen saat memilih kendaraan listrik. Karena itu, MG ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merasakan langsung karakter berkendara MGS5 EV.
"Kami melihat bahwa pengalaman berkendara merupakan salah satu faktor yang paling penting bagi konsumen yang memilih MGS5 EV. Karena itu, melalui Dare to Drive Program, kami ingin memberikan kesempatan kepada lebih banyak masyarakat untuk merasakan langsung kualitas berkendara mobil listrik terbaru kami ini," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Jumat 19 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut MG, rasa tidak nyaman yang terkadang muncul pada kendaraan listrik berasal dari karakter torsi instan yang membuat mobil bereaksi sangat cepat saat pedal akselerator diinjak. Kondisi tersebut dapat menimbulkan sensasi berbeda bagi sebagian penumpang yang belum terbiasa.
Melalui penyetelan yang lebih seimbang, MGS5 EV diklaim mampu memberikan akselerasi yang tetap responsif tanpa mengorbankan kenyamanan. Pendekatan ini juga didukung oleh penggunaan sistem Rear Wheel Drive (RWD), suspensi belakang independen 5-link, dan distribusi bobot yang dirancang seimbang.
Halaman Selanjutnya
MG menyebut kombinasi tersebut tidak hanya memberikan pengendalian yang presisi bagi pengemudi. Penumpang di baris kedua juga diklaim dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman saat melintasi berbagai kondisi jalan.

4 hours ago
1














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)