VIVA – Sekretaris Jendral (Sekjen) Indonesia Pingpong League (IPL) menegaskan IPL sebagai satu-satunya organisasi tenis meja di Indonesia yang mendapat pengakuan resmi dari International Table Tennis Federation (ITTF). Status tersebut menjadi dasar bagi IPL untuk membangun ekosistem tenis meja nasional yang profesional dan berstandar internasional.
.Menurut Yon, kompetisi yang digelar IPL dirancang mengikuti standar internasional dari ITTF dan World Table Tennis (WTT). Sistem kompetisinya dibuat berjenjang, mulai dari turnamen tingkat zona hingga jalur kualifikasi menuju kejuaraan dunia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Struktur kompetisi berjenjang ini menjadi fondasi dalam mencetak atlet yang mampu bersaing di level internasional,” ujar Yon, dalam konferensi pers bertema "Sinergi Ekosistem Tenis Meja Untuk Prestasi Internasional" di Jakarta pada Senin
Di level usia muda, nama Muhammad Naufal Junindra Irawan menjadi salah satu talenta paling menonjol. Atlet berusia 18 tahun itu berhasil menjuarai WTT Youth Contender Dubai 2025 pada Oktober lalu.
Tak hanya itu, Naufal juga meraih medali perunggu di SEA Games 2025 serta menembus babak 16 besar WTT Youth Smash Singapore 2026. Rentetan prestasi tersebut membuatnya naik ke peringkat 86 dunia kategori Youth (U-19) versi ITTF.
Selain Naufal, atlet muda lain yang mencuri perhatian adalah Michael Hartono di kategori U-15. Ia berhasil mencapai perempat final WTT Youth Star Contender Turkey dan masuk 16 besar WTT Youth Smash Singapore 2026.
“Hasil ini bukan kebetulan. Ini buah dari sistem kompetisi berjenjang yang kami bangun, dari level zona hingga pengiriman atlet ke turnamen dunia,” kata Yon.
IPL juga rutin menggelar ajang IPL Youth Series yang kini mulai menjadi barometer baru pembinaan tenis meja di Indonesia.
Antusiasme terhadap kompetisi ini terus meningkat. Pada musim kedua tahun 2025, jumlah peserta mencapai 139 klub, meningkat dari 116 klub pada musim perdana.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kompetisi tersebut melibatkan tujuh zona, yaitu Sumatera, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi.
Sebagai puncak kompetisi, IPL menggelar Grand Final di Jakarta yang mempertemukan tiga klub terbaik dari setiap zona, baik kategori youth maupun senior. Para pemenang akan dipersiapkan untuk tampil di level ASEAN hingga kalender resmi ITTF-WTT.
Halaman Selanjutnya
IPL juga tengah membangun basis data pemain, pelatih, dan klub guna memastikan sistem seleksi atlet berlangsung lebih transparan.

5 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

