Tasya Kamila Beberkan Kontribusinya Sebagai Alumni LPDP

2 weeks ago 9

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:18 WIB

Jakarta, VIVA – Sorotan publik terhadap program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) belakangan semakin tajam. Polemik yang menyeret nama Dwi Sasetyaningtyas ikut memantik diskusi luas mengenai kelayakan penerima beasiswa, termasuk dari kalangan figur publik yang dinilai memiliki kemampuan finansial memadai. 

Di tengah perdebatan tersebut, nama Tasya Kamila turut menjadi perbincangan sebagai salah satu alumni LPDP. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik mempertanyakan bentuk kontribusi nyata para penerima beasiswa setelah menyelesaikan studi, terlebih bagi mereka yang kini tidak lagi aktif di sektor formal. 

Tasya Kamila, yang saat ini fokus menjalani peran sebagai ibu rumah tangga dengan dua anak, tak luput dari pertanyaan serupa.

Tasya Kamila lantas menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya dengan tajuk “Laporan Kontribusi sebagai Alumni Awardee LPDP”. 

Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa masyarakat berhak mempertanyakan pertanggungjawaban penerima beasiswa. 

“Buatku, kalian berhak bertanya soal ini! Sebagai sesama rakyat, yang membayar pajak, aku sangat mengerti bahwa teman-teman mau 'investasi' kita menghasilkan output yag baik buat bangsa,” tulisnya di Instagram, dikutip Selasa 24 Februari 2026.

Tasya menjelaskan bahwa ia menempuh pendidikan magister di Columbia University pada program Public Administration in Energy and Environmental Policy, dan lulus delapan tahun silam. Latar belakangnya sebagai Duta Lingkungan Hidup sejak 2005 menjadi dasar pemilihan bidang studi tersebut.

Selama masa studi, Tasya mengaku aktif dalam berbagai organisasi internasional, menjalani program magang di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta mengembangkan proyek Desa Mandiri Energi di Sumba, Nusa Tenggara Timur. 

Ia menyelesaikan studi tepat waktu dengan indeks prestasi 3,75. Bahkan, ia mengungkapkan harus tetap mengikuti ujian saat sang ayah wafat, sehingga tidak dapat langsung pulang ke Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai menuntaskan pendidikan, Tasya Kamila kembali ke Indonesia dan menjalani masa bakti LPDP periode 2018–2023. Ia menegaskan perannya sebagai penghubung antara pembuat kebijakan dan masyarakat luas dalam kapasitasnya sebagai figur publik. 

Bentuk kontribusi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan sejumlah kementerian serta keberlanjutan perannya sebagai Duta Lingkungan Hidup.

Halaman Selanjutnya

Selain itu, ia menginisiasi gerakan berbasis masyarakat melalui yayasan Green Movement Indonesia, serta aktif memberdayakan generasi muda lewat seminar, diskusi, dan lokakarya di bidang pendidikan, lingkungan, dan kesehatan. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |