'Tekan Tombol Reset' Lewat Detoks Digital

2 weeks ago 8

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:04 WIB

Jakarta, VIVA - Bulan Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, tapi kesempatan untuk menata ulang kebiasaan dan memulai pola hidup yang lebih seimbang dan berkelanjutan lewat tekan tombol reset' (time to reset) di tengah ritme kehidupan urban atau perkotaan yang semakin cepat dan derasnya arus informasi digital.

Hal ini mengacu pada laporan Gaya Hidup Sehat dan Wellness Lifestyle Indonesia 2025, terjadi pergeseran prioritas, khususnya di kalangan generasi muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesehatan tidak lagi dipahami sekadar bebas dari penyakit fisik, tetapi mencakup keseimbangan mental (mindfulness), pengelolaan konsumsi digital (digital wellbeing), serta kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan (eco-conscious living).

Data menunjukkan bahwa konsep wellness saat ini bertumpu pada empat pilar utama, yakni nutrisi sehat, aktivitas fisik rutin, kesehatan mental, serta hubungan sosial yang berkualitas.

Di saat yang sama, praktik digital wellbeing semakin populer, di mana masyarakat mulai mengelola waktu layar (screen time) dan melakukan detoks digital guna mengurangi stres dan kecemasan akibat konektivitas yang berlebihan.

"Ramadan jadi momen terbaik untuk menekan tombol 'pause' dan melakukan reset menyeluruh, baik untuk tubuh, pikiran, maupun kebiasaan kita terhadap lingkungan," ungkap Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, di Jakarta, Senin malam, 23 Februari 2026.

Lebih lanjut, Andra, sapaan akrabnya, mendorong teknologi Garmin membantu pengguna untuk lebih 'hadir' di momen nyata. Di antaranya memantau stres dengan lebih bijak, melakukan detoks digital, dan kembali terhubung dengan alam.

"'Time to reset' adalah ajakan untuk menggunakan teknologi agar kita bisa hidup lebih sehat dan lebih sadar, bukan sebaliknya," tegas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, teknologi wearable berperan sebagai alat bantu yang mendukung kesadaran tersebut melalui fitur pemantauan kesehatan, pengguna dapat memahami kondisi tubuh secara lebih komprehensif dan membuat keputusan gaya hidup yang lebih bijak.

"Kami terus mendorong masyarakat untuk memulai langkah kecil, seperti memantau kualitas tidur melalui Advanced Sleep Monitoring, memahami tingkat energi tubuh melalui Body Battery, serta meluangkan waktu untuk latihan pernapasan (breathwork) guna membantu mengelola stres," jelas Andra.

ilustrasi mental health

Cara Menjaga Kesehatan Mental Saat Berpuasa di Tengah Kesibukan

Pelajari cara menjaga kesehatan mental saat berpuasa di tengah kesibukan dengan tidur cukup, nutrisi seimbang, relaksasi, interaksi sosial, dan manajemen aktivitas.

img_title

VIVA.co.id

24 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |