Jakarta, VIVA – Belum lama ini, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali terjadi di industri hiburan global. The Walt Disney Company, mulai melakukan efisiensi di bawah kepemimpinan CEO baru Josh D'Amaro yang resmi menjabat, menggantikan Bob Iger.
Perusahaan mulai mengumumkan pemangkasan karyawan pada pertengahan April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seiring dengan PHK tersebut, Disney juga menyiapkan paket pesangon bagi karyawan yang terdampak. Besarannya bervariasi tergantung jabatan dan masa kerja di perusahaan.
Berdasarkan panduan internal perusahaan, karyawan non-manajerial dengan masa kerja kurang dari lima tahun akan menerima pesangon sebesar empat minggu gaji. Sementara yang telah bekerja lebih dari lima tahun mendapatkan satu minggu gaji per tahun masa kerja, dengan batas maksimal hingga 52 minggu.
Untuk level manajer, karyawan dengan masa kerja kurang dari lima tahun memperoleh enam minggu gaji. Sedangkan yang lebih dari lima tahun mendapatkan empat minggu gaji ditambah satu minggu per tahun masa kerja, dengan batas maksimal 52 minggu.
Di level direktur, pesangon yang diberikan lebih besar. Karyawan dengan masa kerja di bawah lima tahun memperoleh 13 minggu gaji. Sementara yang lebih lama mendapatkan enam minggu gaji ditambah dua minggu per tahun masa kerja, hingga maksimal 52 minggu.
Untuk posisi eksekutif seperti vice president (VP) atau lebih tinggi, pesangon mencapai 26 minggu gaji bagi yang masa kerjanya di bawah lima tahun. Sedangkan yang telah bekerja lebih lama akan menerima 18 minggu gaji ditambah dua minggu per tahun masa kerja, juga dengan batas maksimal 52 minggu.
Sejumlah karyawan yang terdampak PHK juga mengungkapkan bahwa mereka menerima tambahan manfaat lain. Beberapa di antaranya berupa bonus prorata, pembayaran cuti yang belum diambil, serta kelanjutan asuransi kesehatan selama beberapa bulan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jika dibandingkan dengan perusahaan hiburan dan media lain, skema pesangon Disney memiliki perbedaan. Beberapa perusahaan memberikan formula yang lebih sederhana atau seragam.
Misalnya, Paramount menawarkan dua minggu gaji untuk setiap tahun masa kerja bagi karyawan hybrid yang tidak ingin kembali bekerja dari kantor. Sementara The Washington Post memberikan empat minggu gaji dasar ditambah dua minggu per tahun masa kerja bagi karyawan dengan masa kerja lebih dari tiga tahun, dengan batas hingga 45 minggu.
Halaman Selanjutnya
Adapun NBCUniversal sempat memberikan paket seragam berupa delapan minggu gaji serta perlindungan kesehatan selama tiga bulan bagi karyawan yang menolak kebijakan kembali ke kantor.

1 week ago
4



























