Jakarta, VIVA – Ramadhan sering jadi bulan yang terasa “pendek” secara cash flow. Gaji tetap datang di tanggal yang sama, tapi pengeluaran bisa melonjak lebih awal. Mulai dari belanja kebutuhan sahur dan buka puasa, kirim hampers, sampai persiapan Lebaran. Kalau tidak diatur dengan baik, arus kas bisa terasa keteteran bahkan sebelum bulan berakhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sinilah Layanan PayLater Indonesia bisa membantu, asal digunakan dengan strategi yang tepat. Bukan untuk menambah konsumsi, tapi untuk menjaga alur keuangan tetap seimbang selama Ramadan.
Langkah pertama mengelola cash flow adalah memahami pola pengeluaran. Ramadhan punya karakter unik: pengeluaran kecil tapi sering, serta beberapa kebutuhan besar yang datang mendekati Lebaran. Dengan memahami pola ini, PayLater bisa dimanfaatkan untuk menjembatani kebutuhan jangka pendek tanpa mengganggu kebutuhan utama lainnya.
Salah satu fungsi utama PayLater adalah memberi fleksibilitas waktu bayar. Ini berguna ketika pengeluaran datang lebih dulu, sementara pemasukan baru akan diterima di akhir bulan. Misalnya, kebutuhan Ramadan sudah harus dipenuhi di minggu pertama, tapi gaji masih dua minggu lagi. Menggunakan PayLater untuk kebutuhan yang memang sudah direncanakan bisa membantu menjaga saldo tetap aman tanpa harus mengorbankan pos pengeluaran lain.
Kuncinya, gunakan untuk kebutuhan yang jelas dan sudah ada alokasinya, bukan sekadar mengikuti promo.
Saat mengatur cash flow, tenor cicilan memegang peran penting. Tenor pendek membantu kewajiban cepat selesai, sehingga tidak membebani bulan-bulan setelah Ramadan. Banyak perencana keuangan menyarankan agar cicilan jangka pendek digunakan untuk kebutuhan rutin atau musiman. Dengan begitu, arus kas setelah Lebaran tetap bersih dan tidak penuh komitmen lama yang menumpuk.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski limit PayLater terlihat besar, bukan berarti semuanya harus digunakan. Menetapkan batas penggunaan pribadi jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti limit yang tersedia. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penggunaan layanan keuangan digital sebaiknya tetap memperhatikan kemampuan bayar. Dengan membatasi penggunaan PayLater hanya untuk persentase tertentu dari pemasukan bulanan, cash flow bisa tetap terkendali selama Ramadan.
Halaman Selanjutnya
Pantau Tagihan Secara Berkala

2 weeks ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
