VIVA – Keberadaan dokter asing di bidang kecantikan yang menawarkan layanan di Indonesia menjadi perhatian tersendiri. Selain mempertimbangkan hasil tindakan, masyarakat juga perlu memastikan dokter yang dipilih memiliki legalitas dan menjalankan prosedur sesuai aturan.
Dokter sekaligus pendiri Beyoutiful Aesthetic, dr. Tompi, menilai kehadiran dokter asing tidak selalu harus dipandang negatif. Menurutnya, ada jalur resmi yang memungkinkan dokter asing menjalankan praktik di Indonesia selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Nah, jadi kalau misalnya dengan adanya dokter-dokter asing yang datang dari Indonesia, kita harus melihat ini dari dua sisi. Sisi pertama yang datang dengan cara yang benar, legal dan ter-register,” ujar Tompi saat acara BNI Beyoutiful Symphony Festival (BSF) 2026 di Jakarta pada Jumat, 11 September 2026.
Ia menjelaskan, dokter asing yang ingin memberikan layanan di Indonesia harus mengikuti jalur dan regulasi yang telah ditetapkan. Hal tersebut penting untuk memberikan kepastian, baik bagi dokter maupun pasien.
Tompi Ingatkan Risiko Dokter Asing yang Tak Terdaftar
![]()
Menurut Tompi, persoalan utama bukan terletak pada kewarganegaraan dokter, melainkan apakah praktik tersebut dilakukan secara legal dan memiliki mekanisme pertanggungjawaban yang jelas.
“Kalau yang mengerjakan ini penjahat lagi, pasien mau nyari kemana? Kan gak ada pertempuran menanggung jawab, gak ada pelindungnya yang benar. Jadi hati-hati,” katanya.
Ia menilai tindakan medis, termasuk prosedur kecantikan, tetap memiliki risiko. Komplikasi maupun proses pemulihan yang tidak sesuai harapan dapat terjadi meski tindakan dilakukan dengan persiapan.
Karena itu, pasien sebaiknya tidak hanya tergiur harga murah atau label dokter dari negara tertentu. Informasi mengenai kompetensi, legalitas, fasilitas, prosedur, hingga penanganan apabila terjadi komplikasi perlu menjadi pertimbangan.
“Orang tergiur dengan harga murah, tergiur dengan embel-embel, oh dari negara ini, dari negara itu. Ada yang bagus, tapi ya hati-hati dalam hal ini. Namun selama itu dikerjakan dengan prosedur yang benar, regulasi yang dipenuhi, saya rasa it's okay,” jelas Tompi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tompi Tak Anti Dokter Asing
Tompi menegaskan dirinya tidak menolak kehadiran dokter asing di Indonesia. Justru, menurutnya, persaingan tersebut dapat menjadi tantangan bagi dokter lokal untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas pelayanan.
Halaman Selanjutnya
“Saya pribadi tidak anti dengan dokter asing masuk. Kalau saya pribadi,” tegasnya.

10 hours ago
1











