Trump Klaim Jatuhkan Bom Paling Dahsyat di Pulau Kharg Iran

4 hours ago 2

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:01 WIB

VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengklaim telah menjatuhkan bom di Pulau Kharg, Iran. Serangan besar-besaran itu dilancarkan militer AS pada Jumat, 13 Maret 2026.

Dilansir dari AFP pada Sabtu, 14 Maret 2026, Trump mengerahkan militer AS untuk menyerang objek militer di Pulau Kharg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemandangan di Selat Hormuz, Iran.

"Komando Pusat Amerika Serikat melakukan salah satu serangan bom paling dahsyat dalam sejarah Timur Tengah, dan benar-benar menghancurkan setiap target MILITER di permata mahkota Iran, Pulau Kharg," kata Trump.

Donald Trump menegaskan AS tak akan ragu untuk menghancurkan seluruh infrastruktur minyak di pulau tersebut jika Iran mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz.

"Saya telah memilih untuk TIDAK menghancurkan infrastruktur minyak di pulau itu. Namun, jika Iran, atau siapa pun, melakukan sesuatu untuk mengganggu jalur pelayaran kapal yang bebas dan aman melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali," kata dia.

Trump menambahkan bahwa AS akan segera mengawal kapal tanker melewati Hormuz.

Sebelumnya diberitakan, ealam wawancaranya dengan The Guardian pada tahun 1988, Trump pernah mempertimbangkan gagasan untuk mengambil alih pulau Kharg, pusat ekspor minyak Iran sebagai cara menunjukkan kekuatan AS di kawasan teluk sekaligus menghukum Iran. Ide tersebut sebenarnya sudah terlintas di pikirannya hampir 40 tahun lalu.

Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya akan bersikap keras terhadap Iran. Mereka selama ini menekan kita secara psikologis dan membuat kita terlihat seperti sekumpulan orang bodoh. Jika satu peluru saja ditembakkan ke salah satu prajurit atau kapal kami, saya akan menghantam Pulau Kharg. Saya akan masuk dan mengambil alihnya,” kata dia dikutip dari laman Middle East Eye, Rabu 11 Maret 2026.

Wawancara lama itu kembali menjadi sorotan setelah sejumlah media melaporkan adanya pembicaraan antara AS dan Israel terkait kemungkinan merebut pulau tersebut yang menjadi lokasi utama ekspor sekitar 90 persen minyak mentah Iran. Situs berita Axios bahkan melaporkan bahwa pada pekan lalu AS dan Israel sempat mendiskusikan rencana pengambilalihan Pulau Kharg.

PM Israel, Benjamin Netanyahu dan Presiden AS, Donald Trump

Trump Sebut Militer AS Berhasil Hancurkan 90 Persen Rudal Milik Iran

Trump menyebut hampir 90 persen rudal milik Iran berhasil dihancurkan oleh militer Amerika Serikat. Trump juga menyebut konflik ini berjalan lebih cepat dari rencana awal

img_title

VIVA.co.id

14 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |