Unggahan Upin Ipin soal Kabut Asap Ramai Dibahas, Netizen Indonesia Minta Maaf

4 hours ago 1

Kamis, 10 September 2026 - 13:00 WIB

VIVA –Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah dampaknya turut dirasakan hingga ke negara tetangga, Malaysia. Di tengah kondisi kabut asap yang terjadi di Malaysia, akun resmi serial kartun Upin Ipin ikut menyoroti masalah tersebut. 

Melalui akun resmi mereka @upinipinofficial, Selasa 8 September 2026, rumah produksi serial kartun Upin Ipin., Les'Copaque mengunggah konten terkait 5 cara melindungi diri dari kabut asap atau dalam bahasa Melayunya Jerebu. Mulai dari himbauan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung, mengonsumsi air mineral yang cukup. Kemudian meningkat imunitas tubuh, menggunakan masker ketika keluar rumah dan menerapkan protokol kesehatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cara lindungi diri dari jerebu. Elakkanlah terdedah kepada cahaya matahari secara terus. Minum air secukupnya. Tingkatkan imuniti badan (tingkatkan imunitas tubuh). Pakai pelitup muka (gunakan masker). Jaga kebersihan diri," demikian bunyi panduan melindungi diri dari jerebu asap.

Tak sampai di situ saja, akun Instagram Upin Ipin juga merilis potongan episode terkait kabut asap. Dalam video yang diunggah Les'Copaque, Upin, Ipin, Ehsan dan kawan-kawan terlihat menggunakan masker selama berada di sekolah. 

Potongan episode tersebut juga cukup menarik perhatian pengguna media sosial terutama masyarakat Indonesia, sebab guru mereka, Cikgu Melati menyampaikan materi pembelajaran terkait dengan jerebu. Dijelaskan oleh  Cikgu Melati, salah satu penyebab dari jerebu adalah pembakaran hutan. 

Cikgu Melati juga menjelaskan kepada anak-anak muridnya di Tadika Mesra bahwa kabut asap bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius mulai dari batuk, demam hingga sakit mata. 

"Jerebu berpuncak dari asap. Asap berpunca dari pembakaran terbuka, pembakaran hutan, sampah. Asap kenderaan dan lain-lain. Tambah cuaca panas persekitaran kita akan jadi berhabuk dan jarak penglihatan pun kurang. Lagi satu kita senang jatuh sakit sebab jerebu buat kita batuk, demam dan sakit mata," kata Cikgu Melati menjelaskan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ih tak sehatnye. Jadi macam mana nak hilangkan jerebu?," tanya Fizi salah satu murid.

"Bila hujan turun, jerebu hilang," jawab Cikgu Melati.

Halaman Selanjutnya

Penyampaian materi bahaya polusi ini tetap diselingi candaan polos khas anak-anak sekolah. Ipin sempat berseloroh menanyakan penanganan jika hujan tak kunjung turun, yang dibalas polos Jarjit untuk memanggil katak agar turun hujan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |