Ustaz Maulana Ogah Nikah Lagi, Pilih Puasa Nabi Idris Usai Istri Meninggal

1 week ago 6

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Jakarta, VIVA – Kehilangan pasangan hidup menjadi momen yang tidak mudah bagi siapa pun. Bagi, Ustaz Maulana memilih cara yang berbeda untuk menjalani fase tersebut. Ia mengaku lebih memilih berpuasa dibandingkan kembali menikah setelah sang istri meninggal dunia.

Saat podcast bersama Gofar Hilman, Ustaz Maulana menjelaskan di balik keputusan tersebut sebagai upaya menjaga diri. Ia menilai, laki-laki tanpa pasangan perlu memiliki kontrol diri yang kuat, khususnya dalam mengendalikan hawa nafsu, agar tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak diinginkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejak istri saya meninggal, saya puasa Nabi Idris. Karena maaf ya, laki-laki itu tidak boleh punya pasangan. Kayak ibarat pedang yang kehilangan sarungnya bisa menggores ke mana-mana, makanya harus dikendalikan pakai puasa,” kata Ustaz Maulan dikutip dari kanal YouTube HAS Creative pada Jumat, 17 April 2026. 

Ia menegaskan, puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan bentuk pengendalian diri secara menyeluruh. Baginya, puasa menjadi cara untuk menjaga keseimbangan emosi sekaligus menahan dorongan yang bisa muncul ketika seseorang hidup sendiri.

“Puasa itu artinya pengendalian, menahan. Maka saya harus berpuasa Idris,” lanjutnya.

Lebih jauh, Ustaz Maulana mengaitkan pilihannya dengan anjuran dalam ajaran Islam. Ia menyebut, seseorang yang belum mampu atau belum siap menikah dianjurkan untuk berpuasa sebagai bentuk menjaga diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hadisnya gini, ‘Menikahlah kalau kau tidak sempat menikah puasalah,’ maka saya mengambil jalur puasa,” kata dia.

Keputusan ini menunjukkan bahwa setiap orang memiliki cara masing-masing dalam menjalani kehidupan setelah kehilangan pasangan. Bagi Ustaz Maulana, puasa menjadi jalan untuk tetap menjaga diri sekaligus menjalani hidup dengan lebih terarah.

Ustaz Maulana

Ustaz Maulana Membolehkan Bohong dalam Rumah Tangga, Begini Penjelasannya

Ustaz Maulana menjelaskan kebohongan dalam rumah tangga bisa diperbolehkan dalam kondisi tertentu, selama bertujuan menjaga keharmonisan dan tidak merugikan pasangan.

img_title

VIVA.co.id

15 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |