Jakarta, VIVA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyetujui penambahan 5.000 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Namun, dia menjelaskan bahwa proses rekrutmen tersebut akan dilakukan secata bertahap. Rano lantas membandingkan dengan kebutuhan petugas pemadam kebakaran di Jakarta yang mencapai 11.000 personel.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Bayangin pemadam kebakaran tuh diperlukan 11.000. Kalau dia (Satpol PP) minta 5.000 mungkin saja tapi akan bertahap. Enggak mungkin tidak. Kebutuhan pemadam kebakaran 11.000, itu kebutuhan lho,” ujar Rano, dikutip Minggu, 26 April 2026.
Satpol PP DKI apel kesiagaan menjelang Ramadan 1443 H di Silang Monas, Jakarta.
Photo :
- VIVA.co.id/ Wilibrodus
Menurutnya, kebutuhan personel Satpol PP memungkinkan bertambah banyak seiring dengan luas wilayah Jakarta dan jumlah penduduk yang semakin meningkat.
“Hitung dengan apa namanya, luas area dengan jumlah penduduk,” kata Rano.
Selain itu, Pemprov Jakarta juga akan memperkuat fungsi Satpol PP di sektor pariwisata dengan dibentuk unit Satpol PP Pariwisata.
Rano menjelaskan hal itu diperlukan seiring rencana Pemprov yang akan merevitalisasi Kota Tua untuk pengembangan wisata unggulan.
“Jadi karena juga kemarin kan di Satpol PP kan ada Satpol PP Pariwisata. Kita kan mau bikin Kota Tua nih. Nanti yang akan jaga dengan istilah Satpol PP yang pariwisata. Ya humanis lah, pakaiannya berbeda, nanti juga mungkin edukasinya akan kita tambah gitu,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengusulkan penambahan jumlah personel dengan usia yang lebih muda untuk mengurangi beban kerja di lapangan.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan, seharusnya satu kelurahan membutuhkan 18 hingga 20 personel agar pembagian kerja dapat berjalan lebih optimal.
“Namun, kondisi saat ini masih jauh dari standar ideal tersebut,” kata Satriadi, dikutip Sabtu, 25 April 2026.
Dia lantas merinci, saat ini dalam satu kelurahan hanya terdapat tujuh hingga 10 personel. Padahal, pengamanan dan penegakan ketertiban berlangsung selama 24 jam.
“Dengan sistem pembagian tiga sif, jumlah personel di tiap sif menjadi sangat terbatas sehingga berdampak pada tingginya beban kerja yang harus ditanggung masing-masing anggota,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Satpol PP DKI Jakarta menyegel outlet Holywings
Sampai saat ini, Satriadi menjelaskan Satpol PP hanya memiliki 5.000 anggota saja. Sedangkan jumlah personel yang ideal adalah sebanyak 10.000 anggota.
Halaman Selanjutnya
Maka dari itu, dia telah mengajukan permohonan agar jumlah Satpol PP di ibu kota dapat ditambah.

3 hours ago
2



























