Kamis, 12 Maret 2026 - 04:10 WIB
VIVA –Baru-baru jurnalis asal Israel, Yair Pinto mendadak jadi sorotan pengguna media sosial. Hal ini menyusul dengan seruannya kepada semua pihak untuk memberikan bantuan makanan bagi warga Israel yang mengungsi ke tempat perlindungan.
Seperti diketahui sudah hampir dua pekan serangan demi serangan dilancarkan Israel ke Iran demikian pula sebaliknya. Menyusul dengan serangan rudal yang dikirimkan Iran ke Israel sirine berbunyi di seluruh penjuru Israel. Warga setempat kemudian beramai-ramai meninggalkan rumah mereka dan menyelamatkan diri ke tempat perlindungan alias shelter bawah tanah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam sebuah rekaman video yang diunggah Pinto, dirinya menyerukan perhatian komunitas internasional terhadap warga Israel.
“Sirene berbunyi. Keluarga-keluarga bergegas ke tempat perlindungan. Namun di balik itu, krisis lain sedang terjadi yakni dapur kosong di seluruh Israel. Bantu para korban tersembunyi dari perang ini,” tulis dia dikutip dari laman haberler, Kamis 12 Maret 2026.
Sayangnya, unggahan itu justru mendapat respons negatif dari pengguna media sosial. Banyak netizen dari berbagai negara mengkritik jurnalis tersebut, mengingatkan bahwa penderitaan rakyat Israel saat ini merupakan akibat dari tindakan zionis terhadap warga Gaza di Palestina.
“Mereka sedang merasakan apa yang dulu mereka lakukan di Gaza,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Serangan Terus Berlanjut
Setelah serangan yang diprakarsai Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu 28 Februari lalu hingga menyebabkan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas. Iran membalas dengan serangan rudal ke berbagai titik di Israel, khususnya Tel Aviv. Pasca serangan, sirene alarm kembali berbunyi di seluruh Israel, dan banyak warga mengungsi ke tempat perlindungan demi keselamatan.
Korban Akibat Serangan Iran
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Kementerian Kesehatan Israel, sebanyak 13 warga Israel tewas dan 1.929 orang lainnya terluka akibat serangan Iran sejak perang dimulai.
Dalam pernyataan resmi, kementerian tersebut menyebutkan bahwa 157 orang terluka dalam 24 jam terakhir. Sebanyak 112 orang masih dirawat di rumah sakit, termasuk sembilan orang dalam kondisi serius. Kementerian kesehatan setempat juga menyatakan bahwa beberapa korban terluka saat berlari menuju tempat perlindungan ketika sirene peringatan rudal berbunyi.
Halaman Selanjutnya
Sebagai informasi, eskalasi konflik ini bermula pada 28 Februari ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran.

4 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
