10 Rekomendasi Strategis Perkuat Kota Tangguh Hasil Rakernas XVIII APEKSI

1 week ago 3

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:03 WIB

Jakarta, VIVA – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang mengusung tema 'Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat' resmi ditutup di Kota Medan, kemarin. Rakernas menghasilkan sepuluh rekomendasi strategis sebagai suara bersama pemerintah kota dalam memperkuat pembangunan perkotaan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Berbagai pembahasan dalam Rakernas mencakup penguatan ketahanan fiskal daerah, penataan kebijakan ASN, percepatan pembangunan infrastruktur, transformasi digital pemerintahan, pengelolaan lingkungan dan persampahan, dan ketahanan pangan. Ada pula penguatan ekonomi lokal, penataan ruang dan kerja sama antardaerah, penguatan kepastian hukum, hingga peningkatan partisipasi generasi muda dalam pembangunan kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui sidang pleno, seluruh pemerintah kota yang hadir kemudian menyepakati 10 rekomendasi Rakernas XVIII APEKSI, yaitu:

  1. Penguatan kapasitas fiskal dan reformasi hubungan keuangan pusat-daerah.
  2. Penataan kebijakan ASN, PPPK, dan fleksibilitas belanja daerah.
  3. Penguatan tata kelola program strategis nasional di daerah.
  4. Percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah.
  5. Transformasi tata kelola pemerintahan dan digitalisasi layanan publik.
  6. Penguatan ketahanan lingkungan dan kota berkelanjutan.
  7. Penguatan ekonomi lokal dan pembangunan inklusif.
  8. Penguatan tata ruang, kerja sama daerah, dan pembangunan kewilayahan.
  9. Penguatan advokasi hukum dan kepastian regulasi.
  10. Pelibatan generasi muda dalam pembangunan kota secara berkelanjutan.

Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menyampaikan bahwa rekomendasi tersebut merupakan hasil konsolidasi berbagai forum dan pembahasan selama Rakernas. Menurutnya, pemerintah kota memiliki pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sehingga masukan yang dirumuskan dalam Rakernas diharapkan menjadi bagian dari penguatan kebijakan nasional.

Rakernas XVIII APEKSI menegaskan bahwa ketangguhan kota tidak hanya berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana, tetapi juga mencakup ketahanan fiskal, pelayanan publik yang berkualitas, pembangunan ekonomi, transformasi digital, pengelolaan lingkungan, serta kolaborasi antarpemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 88 wali kota, 4 wakil wali kota, 2 sekretaris daerah, dan 1 kepala Bappeda dipastikan hadir dalam Rakernas XVIII APEKSI mewakili 98 kota anggota APEKSI. Karnaval budaya diperkirakan melibatkan sekitar 2.800 peserta, sementara Indonesia City Expo dan bazar menghadirkan 375 pelaku UMKM. Pemerintah Kota Medan memperkirakan penyelenggaraan Rakernas akan mendorong perputaran ekonomi hingga sekitar Rp 72 miliar.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |